Ketawangrejo, Siap Luncurkan Festival Adiloka

0
125

Purworejo, Harian Pemalang – Berdasarkan hasil musyawarah masyarakat dengan Aparatur Pemerintah Desa Ketawangrejo dan Program Kerja Pokdarwis Jayakatwang Desa Ketawangrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, disepakati bahwa HUT Desa/Merti Desa Ketawangrejo yang ke-91, akan dijadikan gelaran festival sebagai wujud dukungan terhadap “Romansa Purworejo 2020” ajakan Bupati Purworejo dan juga “Jateng Gayeng” dari Program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Festival Adiloka adalah festival yang mengangkat potensi rintisan desa wisata Ketawangrejo. Potensi yang diangkat merupakan potensi bidang social budaya, pariwisata dan pertanian/peternakan. Potensi-potensi tersebut juga didukung dengan adanya potensi kuliner yang ada di Ketawangrejo. Tema yang diusung dalam Festival Adiloka adalah “Manunggaling Rasa, Cipta lan Karsa.”

Festival Adiloka diselenggarakan pada tanggal 23-24 Desember 2017.

Adapun tujuan dari kegiatan ini  Sebagai sarana silaturahmi dan komunikasi masyarakat Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag dalam membangun harmonisasi, gotong royong dan menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat khususnya generasi muda terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan budaya lokal. Memperingati Hari Jadi Desa Ketawangrejo ke-91.  Melestarikan dan menumbuhkan minat terhadap seni dan budaya· Melatih kaum muda dalam berkontribusi terhadap kegiatan pembangunan· Melestarikan kearifan lokal yang ada di Desa Ketawangrejo· Mengenalkan potensi wisata di desa Ketawangrejo. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Ketawangrejo

Sasaran dalam kegiatan ini adalah warga masyarakat, pelajar, group gojeg lesung, peternak sapi, pelaku UMKM, biro wisata dan lain-lain.

Harapan terselenggaranya kegiatan ini yaitu antara lain:
· Penyelenggara festival yang berkesinambungan sebagai bagian dari penguatan jati diri warga Desa Ketawangrejo pada khususnya dan warga Purworejo pada umumnya.
· Mewujudkan Desa Ketawangrejo sebagai destinasi wisata unggulan berbasis seni budaya dan alam.
· Peningkatan ekonomi warga Desa Ketawangrejo.
· Pembuatan buku Seni Budaya Lokal sebagai bagian dari pendokumentasian sejarah, legenda dan seni budaya Desa Ketawangrejo.

Supriyanto, Kepala Desa Ketawangrejo menyambut positif aktivitas ini, “Harapan kita dengan adanya Festival Adiloka yang bertema tema Manungaling Cipta Rasa lan Karsa, Ketawangrejo harus bersatu dari semua pemangku kepentingan sebagai sumber kekuatan untuk menggali, mengembangkan potensi yang ada sehingga bisa menggambarkan cita-cita.”

Menurutnya, cita-cita itu layak dirasakan atau bisa dipahami sehingga layak direalisasikan atau dilaksanakan secara bersama-sama yang muaranya menuju Ketawangrejo yang Aman, Damai, Indah Loh Jinawi Karta Raharja, adil makmur bisa dirasakan oleh semua warga Ketawangrejo. Itulah Adiloka.

Sampai saat ini setidaknya helatan Hari Jadi Ketawangrejo Adiloka telah terselenggara tujuh kali. Kini saatnya meluncurkan format festival.

“Mestinya acara ini bisa lancar, bisa sebagai wahana pemersatu masyarakat, bisa sebagai wahana penggalian pengembangan potensi masyarakat khususnya di bidang seni budaya seiring dengan visi misi Bupati Purworejo,” harap Tedy Supriyono.

Pencapaian sebagai agenda reguler juga bisa bermanfaat sebagai ‘penjaga gawang’ budaya lokal di Ketawangrejo khususnya gojeg (budaya yang adiluhung) yang kelak untuk menunjang kesejahteraan masyarakat Ketawangrejo itu tidak jebol oleh budaya popular kekinian yang destruktif, tambahnya.(Red.HP/admin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine − 5 =