Sadis, Warga Desa Kaliprau Pemalang Ditusuk Gunting Lantaran Cemburu Buta

0
1405
Korban berbaring karena luka tusukan.

Pemalang, Harianpemalang.com – Berita kriminal kini datang dari Desa Kliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Sebab, seorang pria bernama Heri Sugihartanto yang beralamat di Rt 03/ RW 05 Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang mengalami bernasib na’as dan harus terbaring dan dirawat di rumah sakit karena menderita 6 luka tusukan benda tajam.

Ia ditusuk di beberapa bagian tubuhnya yang dilakukan oleh pria tetangganya yang bernama Purwanto bin Sardan yang tinggal di Rt:05/06 Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.

Sementara itu, Kapolsek Ulujami AKP. Bowo Widiyanto ketika ditemui di kantornya Mapolsek Ulujami, Pemalang, membenarkan adanya penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu warga Desa Kaliprau dan korbannya juga tetangganya sendiri pada tanggal 16 Januari 2016.

Kapolsek menjelaskan bahwa pada waktu masih remaja (korban) yang bernama Heri Sugiharyanto berpacaran dengan seorang wanita yang kemudian hari menjadi istri Purwanto (pelaku).

Dijelaskan Kapolsek, bahwa sebenarnya mereka sudah mempunyai rumah tangga masing-masing. “Heri beserta istri hidup di Jakarta sampai sekian tahun dan dikarenakan mengalami kesulitan ekonomi akhirnya Heri S memboyong keluarganya kembali pulang ke desa Kaliprau,” jelas Kapolsek Akp. Bowo kepada Harian Pemalang.

Mulai dari sinilah, lanjut Kapolsek, petaka itu terjadi, Purwanto( pelaku) mendengar Heri S pulang kampung merasa cemburu dikarenakan istrinya mantan pacar Heri S.

Selanjutnya, Purwanto menegur Heri agar jangan tinggal di Desa Kaliprau, dijawab oleh Heri S hidup di jakarta sekarang susah jadi saya pulang kampung.

Beberapa hari kemudian Purwanto kembali mendatangi rumah Hery S sambil membawa kampak dengan maksud yang sama, tapi tetap dijawab dengan kalimat yang sama.

Kemudian, pada tanggal16 Januari 2016 untuk ketiga kalinya Purwanto menyambangi Rumah Heri S sambil membawa gunting dan tanpa percakapan Heri S di tusuk dengan menggunakan gunting di beberapa bagian tubuhnya tanpa perlawanan sehingga terkapar tidak berdaya dan Purwanto kabur dari TKP.

Selanjutnya, Heri S yang sudah tidak berdaya dibawa oleh tetangganya yang bernama Rahmat dan Sugiyono(saksi) ke Rs Bendan Pekalongan untuk dimenjalani perawatan serta visum et Refertum dan Kiswanti binti Supriyadi (istri Korban) membuat laporan ke Polsek Ulujami.

Kepada Harianpemalang.com, Kapolsek juga mengatakan setelah menusuk, Purwanto sempat menghilang kabur ke Jakarta 4(empat) haridan ketika pulang ke Desa Kaliprau berhasil berhasil ditangkap anggota buser polsek Ulujami pada tanggal 20 Januari 2016, selanjutnya setelah dilakukan pemeriksaan tersangka dibawa ke Polres Pemalang untuk dilakukan penahanan.

Terhadap perbuatan penganiayaan yang dilakukan oleh Purwanto, Kapolres Pemalang AKBP. Kingkin Winisuda melalui Kapolsek Ulujami AKP. Bowo Widiyanto,” Purwanto pelaku penusukan terhadap Heri S dijerat dengan KUHP pasal 351 ayat 2.

”Jika perbuatan itu menjadikan luka berat, sitersalah dihukum penjara selama-lamanya lima tahun,” pungkas Kapolsek. (Red-HP-99/Joko Longkeyang).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen − 7 =