Makanan Khas Papeda, jadi Jajanan Keliling di Pemalang

0
824
Penjual papeda di pemalang

Pemalang, Harian Pemalang – Menurut sumber di Wikipedia, secara umum Pepeda diartikan sebebagai makanan berupa bubur sagu khas Maluku dan Papua yang biasanya disajikan dengan ikan tongkol atau mubara yang dibumbui dengan kunyit.  Namun, papeda dapat juga dikombinasikan dengan ikan gabuskakap merah, bubara, hingga ikan kue. Selain kuah kuning dan ikan, bubur papeda juga dapat dinikmati dengan sayur ganemo yang diolah dari daun melinjo muda yang ditumis dengan bunga pepaya muda dan cabai merah. Papeda berwarna putih dan bertekstur lengket menyerupai lem dengan rasa yang tawar.  Papeda merupakan makanan yang kaya serat, rendah kolesterol dan cukup bernutrisi.

 

Di berbagai wilayah pesisir dan dataran rendah di Papua, sagu merupakan bahan dasar dalam berbagai makanan Sagu bakar, sagu lempeng, dan sagu bola, menjadi sajian yang paling banyak dikenal di berbagai pelosok Papua, khususnya dalam tradisi kuliner masyarakat adat di Kabupaten Mappi, Asmat, hingga Mimika.

 

Nun jauh dari Papua ataupun Maluku, ternyata di Pemalang juga ada yang Jual Papeda. Ada beberapa pedagang keliling yang menjual Papeda. Salah satunya pak Kholik, dia menyatakan yang pertama kali menjualan kreasi makanan jajan anak sekolah Papeda. Menurut cerita kholik, pernah diberhentikan oleh salah seorang pembeli yang ternyata orang Maluku, merasa kangen dengan menu papeda maka pembeli ini penasaran untuk merasakan papeda pemalang tersebut.  Usut punya usut ternyata papeda ala pemalang jauh yang seperti dia bayangkan sebagai menu makanan khas Papua atau Maluku ini. Menurut Kholik, papeda yang dia jual ini artinya Panas, Pedas, Dasyat., yang bahan dan cara pengolahannya pun beda dengan papeda khas Maluku/Papua tersebut,

 

Menu makanan jajanan anak sekolah yang dia kreasikan dari bahan tepung terigu, tepung tapioka, tepung beras yag diencerkan, kemudian di tuang dalam wajan dan dibuat seperti membuat kulit lumpia yang tipis, setelah itu di taburi dengan bumbu, bubuk cabe dan saos cabe tergantung dengan pesanan pembeli, setelah masak diambil dengan supit seperti tusuk sate digulung gulung, dimakan dikala masih panas dan hangat terasa enaknya.

Memang ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, dan ini merupakan salah satu kreasi masakan jajan sekolah yang cukup kreatif.

(Red-HP99:Sarwo Edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 + 10 =