Satu Lagi Yang Ngangeni dari Pemalang, Tahu Campur

0
1401

Pemalang, Harian Pemalang – Tahu campur, apakah termasuk kuliner khas kota Ikhlas Pemalang? Bukankah tahu campur, banyak tersebar diberbagai kota dan daerah di Indonesia? Bahkan di beberapa daerah mengganggap tahu campur juga kuliner khas daerah nya. Tidak masalah setiap kuliner punya ciri tersendiri biarpun itu secara umum hampir sama.

Tahu campur khas Pemalang, secara umum dapat digambarkan tahu putih digoreng (ada yang sampai matang atau hanya sekedar panas, hal ini biasanya tergantung permintaan pelanggan), dipotong potong dadu, diberi cacahan sayur kubis, ketimun, ada juga yang di tambah kecambah lalu diguyur dengan bumbu kacang yang sudah di siapkan sebelumnya atau yang baru saja dibuat. Tidak lupa ditaburi ramesan krupuk usek, tahu campur siap di santap, tapi sebentar ada yang masih kurang, mau pakai lontong atau nasi.

Banyak warung tahu campur dengan mudah dijumpai dipenjuru kabupaten Pemalang. Kecamatan Pemalang, salah satu kecamatan yang banyak penjual tahu campur (maaf, kami tidak bisa menyajikan data kuantitatif jumlah penjual tahu campur), mulai warung yang mengkhususkan hanya berjualan tahu campur sebagai menu utama, tenda warung tahu campur, warung lotek, dan ada yang di kelilingkan (pedagang keliling tahu campur).

Kalau kita amati, tahu campur di Pemalang (khususnya kecamatan Pemalang) setidaknya ada 3 macam kelompok rasa yang dibedakan dari olahan bumbu kacang sebagai bumbu utama tahu campur ini, ada yang luget, agak encer tapi nglangeni dan yang fresh baru saja di uleg.

Bumbu kacang yang luget, kental biarpun sudah disiapkan dalam botol, akan tetapi tetap memberi cita rasa yang khas, tahu campur seperti ini dipelopori oleh pak Kardi, yang sekarang resep ini sudah di gunakan 3 generasi. Tahu campur seperti ini dapat dijumpai di warung condong raos, barito, barito putra dan putri, serta beberapa pedagang keliling yang merupakan penerus resep tahu campur tersebut.

Tahu campur dengan kuah kacang yang agak encer tapi nglangeni merupakan warisan Dikin, warung tahu campur dengan label Dikin, Dikin Putra, Dikin putri merupakan penerus resep ini.

Sedangkan tahu campur yang fresh bumbu kacangnya, dapat dijumpai di warung lotek pemalang, dimana warung lotek ini biasanya juga sedia tahu campur yang bumbu kacangnya langsung di uleg.

Warung tahu yang lain bagaimana, biasanya akan mengkiblat salah satu kelompok tersebut.

Untuk rasa tergantung selera masing masih, semua punya penggemar dan penikmat sendiri sendiri. Bagi yang belum pernah ke Pemalang silahkan mampir untuk mengicipi tahu campur khas Pemalang, bagi yang kangen Pemalang silahkan pulang kampung dan jangan lupa nikmati kuliner khas kota Ikhlas. (Red.HP/sarwo edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × two =