Disdukcatpil Pemalang Siap Buatkan KTP Dalam Waktu 10 Menit Terkait Pilkades Serentak

1
659

Pemalang, Harian Pemalang- Persiapan Pilkades serentak yang akan direncanakan sekitar bulan agustus sampai Oktober 2016 di Kabupaten Pemalang dengan sistem E-Voting benar-benar direncanakan secara matang oleh Instansi terkait, hal ini terungkap dalam dialog interakti yang dilakukan oleh radio swara widuri (radio milik Pemda Pemalang) dengan masyarakat yang menghadirkan narasumber: Dishubkominfo, Disdukcapil dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Pemalang pada Rabu(16/3/ 2016) dengan mengambil tema,”Kesiapan Pilkades serentak tahun 2016 di Kabupaten Pemalang dengan sistem E-Voting”.

Pemilihan Kepala Desa merupakan miniatur dari Pemilu Nasional oleh karena itu dengan suksesnya penggunaan sistem voting elektronik (e-voting) yang disimulasikan pada sejumlah desa di tanah air, diyakini membawa perubahan besar bagi perjalanan demokrasi di Indonesia. Sosialisasi dimaksudkan supaya masyarakat di Kabupaten Pemalang juga paham dan mengerti bagaimana memepergunakan haknya sebagai warga negara.

Salah satu pertanyaan yang dilontarkan oleh pendengar adalah seputar e- KTP yang belum semua msyarakat memilikinya, pertanyaan tersebut dijawab oleh Suwasmo, SE mewakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, “disdukcatpil pemalang akan membantu pembuatan e KTP dalam hitungan 10 menit jadi asalkan persyaratan sudah dilengkapi, juga per tanggal 31 Desember 2015 KTP regular sudah tidak bisa digunakan lagi,” jelasnya.

Terkait dengan akomodasi perlengkapan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi yang diwakili Eko pitoyo menjelaskan,”tentang sarana dan prasarana dalam pilkades serentak dengan sistem E Voting sudah disosialisasikan kepada desa-desa yang nantinya akan menyelenggarakan Pilkades dengan sistem E Voting, sampai saat ini dari 50 peralatan yang dibutuhkan, sudah tersedia 41 alat dan sebagian sudah digunakan dalam sosialisasi”.

Sedangkan Tarsidik yang mewakili Bagian Tata Pemerintahan mengatakan,” 10 kecamatan dan 11 desa di kabupaten Pemalang yang akan melaksanakan Pilkades dengan sistem e voting sudah mendapatkan sosialisasi tentang tata cara menggunakan alat yaitu dengan cara menyentuh tanda gambar dari kandidat kepala desa dan juga menyentuh layar yang bertuliskan YA dan TIDAK jika menyentuh YA berarti pemilih setuju dengan sentuhan pertama yaitu pilihan tanda gambar Bakal calon Kepala Desa, jika menyentuh TIDAK berarti pemilih tidak setuju dengan pilihan pertama dan akan mengulang pilihannya kembali,” ujarnya. Dalam dialog tersebut juga disampaikan oleh narasumber pemilih tentang pemilih disfable, bagi para tuna netra maupun yang mempunyai cacat fisik tidak akan dibedakan dalam proses Pilkades dengan sisten e voting, namun khusus bagi tuna netra maka alat sentuh yang akan digunakan adalah seperti halnya huruf Braille, bisa disentuh karena menggunakan gambar timbul, Kabupaten Pemalang telah menyiapkan 6 orang petugas yang sudah mengikuti pelatihan dari badan pengkajian dan penerapan tekhnologi dan nantinya akan membantu pelaksanaan Pilkades dengan sistem e Voting.(Red.HP/ Joko Longkeyang)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen + 15 =