Stadiun Mochtar “Ibarat Buah Kedondong” Gagah Di Luar Tapi Belukar Di Dalam

0
334
stadiun Mochtar, lintasan atletik dan semak disekelilingnya

Pemalang, Harian Pemalang – Stadiun Mochtar, stadiun olah raga kebanggaan masyarakat Pemalang yang terletak di  kawasan sirandu, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Stadiun ini merupakan salah satu arena olah raga yang menjadi tujuan warga sekitar untuk melakukan joging, atau olah raga lainnya, dan juga biasa digunakan untuk event-event olah raga yang bersifat resmi seperti pertandingan sepak bola.

Tampak dari luar stadiun Mochtar berdiri gagah, rapi,  bersolek, sudah ada pertokoan di halaman stadiun tersebut, namun kalau kita tengok di dalamnya sangat memprihatinkan bahkan  bisa membuat mengelus dada siapapun yang memperhatikan suasana di dalam stadiun, semak belukar setinggi tubuh orang dewasa tumbuh mengelilingi stadiun tersebut dan bisa mengundang kerawanan tindak kejahatan atau petaka lain,  yang  kelihatan lumayan bagus adalah lintasan atletik berwarna merah sedangkan lapangan di dalam nya masih kelihatan bergelombang seperti yang dikatakan oleh Rifki salah satu penggemar sepakbola, “sebagai penggemar sepakbola saya sangat bangga mempunyai arena olah raga sekelas Stadiun Mochtar, namun sangat disayangkan karena fasilitas dan infrastruktur stadiun tersebut benar-benar masih sangat minim seperti  pagar pembatas, ruang ganti pemain, ruang wasit, ruang media, ruang medis, lapangan kondisinya masih bergelombang, bench pemain cadangan, papan skor, bench pengawas pertandingan belum ada,” ujarnya. Rifki juga mengatakan mestinya dinas terkait maupun pemda Pemalang  semestinya sudah langsung tanggap terhadap keadaan Stadiun Mochtar kebanggaan masyarakat pemalang ini apalagi biasa digunakan untuk event-event resmi seperti pertandingan sepakbola antar kabupaten se-Jateng ataupun kegiatan lainnya.

Hal senada diungkapkan oleh Iskandar salah seorang siswa SMK di Pemalang yang biasa joging di Stadiun Mochtar ketika diwawancarai harian pemalang ,”saya joging setiap hari di lintasan atletik (kalau cuaca mendukung) namun sangat riskan dengan kondisi sekeliling stadiun yang ditumbuhi semak belukar, hal tersebut kurang elok dan bisa mengundang kerawanan, saya berharap bapak-bapak yang berwenang bisa merapikan keadaan di dalam stadiun terutama semak belukar yang setinggi orang dewasa”. (Red.HP/Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 5 =