Abdul Muin Malilan Pimpin Daerah Muhammadiyah Pemalang Sampai 2021

0
576

Pemalang, Harian Pemalang -Musyawarah Daerah Muhammadiyah Kabupaten pemalang Periode Muktamar 47 bertempat di SMK Ulujami, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang diselenggarakan selama dua hari pada hari Sabtu dan Minggu (26-27/3/2016). Mengambil tema tema,”Gerakan Pencerahan Menuju Pemalang Berkemajuan,” sudah selesai dengan aman, tertib, tanpa gangguan apapun serta berhasil menelorkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang masa bhakti tahun 2016-2021.

Illiyin SPdi, M.Si., selaku Ketua panitia penyelenggara Musda Muhammadiyah Pemalang, mengatakan, “musda Muhammadiyah Pemalang diawali dengan acara pawai, ta’aruf yang diikuti oleh siswa/siswi SD, MI, SMP, SMK di bawah naungan amal usaha Muhammadiyah se-kabupaten Pemalang, Donor Darah, Bazar, Wayang Da’wah Islam, pengajian Akbar dengan penceramah Prof. Dr. KH. Suparman Syukur MA, yang juga pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah dan Sekaligus Dosen Pasca Sarjana UIN Semarang,” Jelasnya.

Dalam keterangan selanjutnya, Illiyin, mengemukakan, Agenda utama Musda Muhammadiyah Pemalang adalah memilih pengurus baru PMD Pemalang masa bhakti tahun 2016-2021. Sedangkan peserta musda adalah adalah perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cabang (PCM) Pemalang, ditambah pengurus ranting dan 9 (sembilan) orang utusan khusus , sedangkan tata cara pemilihan dilakukakan secara langsung dengan cara masing-masing PCM mengajukan bakal calon pengurus sehingga terdapat 39 orang calon pengurus, kemudian dipilih oleh muktamirin, selanjutnya akan diambil (13) orang suara terbanyak, yang otomatis akan menjadi Formatur. Dan dari 13 (tiga belas) formatur akan diberi waktu untuk bersidang guna memilih Ketua, sekertaris, Bendahara dan Pengurus lain.

Dikatakan oleh ketua panitia setelah ke 13 (orang) bersidang maka pada musda PDM pemalang telah memilih Abdul Muin Malilan sebagai Ketua Pimpinan Muhammadiyah Pemalang Periode tahun 2016-2021.

Dalam sambutannya Abdul Muin Malilan (Muin-panggilan akrabnya) ketua PDM Muhammadiyah terpilih menyampaikan, “Sesuai pesan Pendiri Muhmmadiyah hidup -hidupilah Muhammadiyah, amanat harus diterima menolak adalah dosa, setiap waktu ada orangnya dan setiap orang ada waktunya artinya gaya kepemimpinan orang antara yang satu dengan yang lain berbeda gayanya dan kalau sudah melenceng dari AD/ARt perlu diluruskan kembali apalagi tantangan diera globalisasi ataupun tantangan internasional,” pungkasnya.

Musda Muhammadiyah Pemalang ini juga di hadiri oleh muspika kecamatan Ulujami dan undangan lainnya termasuk dihadiri oleh Andriyanto Johan Syah DPR-RI Komisi VII dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang memberikan pesan kepada para peserta musda,” siapapun yang terpilih tantangan Muhammadiyah ke depan akan menghadapi tantangan yang sangat berat, baik tantangan internasional maupun nasional jadi dituntut peran maksimal pimpinan Muhammadiyah terpilih baik tingkat Nasional maupun daerah sekaligus bisa membawa Muhammadiyah lebih diterima oleh masyarakat luas “, ujarnya. Andriyanto juga berpesan terhadap para pimpinan Muhammadiyah Pemalang berpesan agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, saling bersinergi.(Red.HP/Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 − seventeen =