Kasatpol PP Pemalang Belum Tahu Kalau Di Tuntut Balik

0
651

Pemalang, Harian Pemalang – Slamet Kaliri (47 tahun) bersama dengan pengacaranya Imam Subiyanto, SH., MH., pada senin (11/4/2016) mendaftarkan gugatan nya ke Pengadilan Negeri Pemalang dengan tergugat Kepala Satpol PP kabupaten Pemalang.

Menurut Imam Subiyanto, SH., MH., selaku kuasa hukum Slamet Kaliri menyatakan, alasan klien nya menggugat kepala satpol PP “bahwa Slamet Kaliri dalam persidangan tidak terbukti melanggar pasal 2,5 jo pasal 11. Perda kabupaten Pemalang no 12 tahun 2012 tentang penyelenggaraan hiburan.”

Slamet Kaliri, pada tanggal 23/3/2016 digiring oleh satpol PP dengan tuduhan menyelenggarakan hiburan malam tanpa ijin, ikut digiring ke kantor satpol PP 5 tamu perempuan dan 1 tamu laki-laki. Setelah disidik maka disidangkan pada 24/3/2016 pada persidangan tipiring. Dalam persidangan ini hakim mevonis tidak bersalah terhadap terdakwa Slamet Kaliri ini.

Lebih lanjut Imam mengatakan “Sesuai dengan pasal 1365 KUHPerdata yang menyatakan tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk mengganti kerugian tersebut. Oleh karena itu tergugat di gugat oleh klien secara materiil dan immateril, yang besarnya 154 juta rupiah.”

Kepala Satpol PP ketika akan ditemui pada selasa (12/4/2016) dikantornya tidak berada ditempat. Oleh salah satu staf satpol PP, diharapkan menemui lain waktu saja. Staff yang ada dikantor satpol pp tidak berani memberi pernyataan dikarenakan hal tersebut merupakan wewenang kepala satpol PP.

Siang hari setelah jam istirahat kami coba lagi ke kantor satpol PP kabupaten Pemalang dan tidak dapat menemui kasatpol PP, beliau baru ke Belik, menurut salah satu staf yang ada.

Sumar, salah satu staf di satpol PP yang menerima kami, mengatakan bahwa kasus saudara Slamet Kaliri yang menggugat kasatpol PP belum diketahui oleh kasatpol PP maupun staff yang lain dikarenakan belum adanya surat pemberitahuan dari Pengadilan Negeri Pemalang. Pihak satpol PP menunggu surat resmi dari Pengadilan Negeri Pemalang sehingga belum dapat berkomentar lebih banyak (Red.HP/sarwo edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × one =