Tak Adanya Jaringan Irigasi Desa 25 Ha Sawah di Gunungbatu Terancam Puso

0
171

Gambar : ilustrasi sawah puso

Pemalang, Harian Pemalang – Pada musim kemarau sekitar 25 hektar lahan pertanian sawah di Desa Gunungbatu, kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang mengalami kekurangan air, padahal di wilayah tersebut memiliki sungai yang tidak pernah kering airnya walaupun musim kemarau tiba. “Air kebutuhan utama pertanian khususnya pertanian sawah banyak kekurangan air akhirnya gagal panen dan ini pasti menghantui para petani oleh karena itu Desa kami membutuhkan Jaringan Irigasi Desa (Jides) bendungan untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani, kami mempunyai sungai yang bisa untuk mengairi sawah yaitu sungai Subah, di mana air sungai tersebut kalau dibendung bisa untuk menghidupi pertanian sawah di Desa Gunung Batu, dan Desa Kwasen Kecamatan Bodeh,” ujar Tasripin kepala Desa Gunungbatu.

Kepala desa Gunung batu Tasripin
Kepala desa Gunung batu Tasripin

Digambarkan oleh kepala Desa Gunungbatu, sungai Subah mempunyai bentangan sekitar 15 meter, airnya tidak mati walaupun musim kemarau dan ada dua lokasi ideal yang bisa dijadikan bendungan seharusnya bisa di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air 25 hektar sawah dan petani bisa panen padi tiga kali.

Ketika ditanyakan aktifitas petani ketika musim kemarau, dijawabnyan.”jika musim kemarau tiba biasanya masyarakat memanfaatkan lahan sawah tersebut untuk di tanami jagung, namun jikalau kemaraunya terlalu parah hingga tanahnya kering sama sekali petani tidak bisa menanami tanaman apapun, kami berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang, dengan harapan bisa dibangunnya bendungan air Jaringan Irigasi Desa ( JIDES) untuk kebutuhan petani di Desa Gunung Batu,”pungkasnya (Red.HP/Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine + 12 =