Kakek Bejat, Cucu sendiri Diembat

0
949

Pemalang, Harian Pemalang – WM (57) Seorang kakek bejad tega menodai cucunya sendiri sebut saja Bunga (8thn) pada Selasa (12/04/2016) di rumahnya, dukuh Pedurungan desa Pedurungan, Taman, Pemalang. Petaka yang menimpa Bunga terjadi pada sore hari ketika ia sedang bermain sendirian di halaman rumah, tiba-tiba dipanggil oleh kakeknya WM, sementara itu nenek dan ibunya sedang bekerja sehingga rumah mereka sepi dan ayah korban, Riwanto tinggal terpisah di Comal karena sedang tidak akur dengan WM.

Selanjutnya Bunga dipegang tangannya dan diseret oleh WM masuk ke dalam kamar dan di dalam kamar itulah WM melakukan aksi bejat terhadap cucunya sendiri, usai aksi pencabulan tersebut, WM memberi Bunga uang Rp 5.000,- (lima ribu rupiah) sambil mengancam ,”Awas Aja Cerita karo abahe, nek koen cerita tak usir kading omah!” (Awas jangan cerita sama ayahmu, kalau kamu cerita nanti aku usir dari rumah),” ancam WM. Bunga yang masih tinggal di rumah WM bersama ibunya merasa ketakutan, ia tidak berani menceritakan kejadian itu kepada orang lain, namun setiap kali kencing, ia merasa kesakitan. Gelagat yang tidak biasa itu dilihat oleh buliknya (bibinya). Curiga ada yang aneh dengan keponakannya itu, ia bertanya kepada Bunga,” awalnya Bunga tidak mau berterus terang karena takut dengan ancaman WM,” jelas sang bibi. Kemudian Sang Bibi menceritakan kejadian itu kepada ibu korban yang bisu dan saat didesak oleh ibu dan buliknya itu, akhirnya Bunga mau bercerita, alangkah terkejut dan marahnya mereka mendengar penuturan bocah kecil kesayangan mereka. Selanjutnya mereka memberitahukan kepada Riwanto sang ayah dan mendengar anaknya dicabuli, Rikwanto tidak bisa menerima perbuatan bejat bapak mertuanya dan melaporkan aksi bejat WM ke Polres Pemalang.

“Hasil visum dari RS Santa Maria Pemalang pada tanggal 14 April 2016 menunjukkan kemaluan korban mengalami lecet akibat gesekan benda tumpul, namun selaput dara tidak robek. Satgas Perlindungan Anak Polres Pemalang telah melakukan penangkapan terhadap WM untuk penyelidikan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelas Kapolres Pemalang AKBP. Kingkin Winisuda SH, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP R. Haryo Setyo, S.H., M.Krim. Diperoleh informasi WM yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak di Tanjung Priok dikenal oleh tetangganya sebagai kakek genit dan suka colak-colek wanita dan sa’at kejadian kebetulan WM sedang pulang kampung,”Kami masih mengembangkan kasus ini dan menunggu laporan dari masyarakat, barangkali ada korban WM lainnya,” imbuh AKP Haryo. (Red.HP/Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 5 =