PDAM Tirta Mulia Berusaha Secepatnya Atasi Pipa Pecah

0
247

Pemalang, Harian Pemalang – Sebagian besar warga Pemalang saat ini sudah mengandalkan pasokan air PDAM Tirta Mulia untuk kebutuhan hidupnya dari air minum, masak, sampai Mandi, Cuci, Kakus. Apabila pasokan air dari PDAM terkendala maka banyak masyarakat merasa di rugikan.

Menurut Heri Condro Susilo, SE, kepala sub bagian humas dan pelayanan PDAM Tirta Mulia “Ada dua permasalahan terkendalanya pasokan air yaitu faktor teknis dan faktor alam. Kalau faktor teknis pihak PDAM tentunya akan menginformasikan jauh jauh hari agar pelanggan bersiap siap. Akan tetapi apabila yang menyebabkan faktor alam misalnya pecahnya pipa karena tekanan, mengkerut atau pecahnya tanah maka sulit untuk diprediksi, sehingga kadang kala air sudah mati seakan akan PDAM baru mengumumkan.”

Saat ini, minggu (1/5/2016) terjadi pecah pipa PVC diameter 16 inch di daerah kebon kelapa, Semingkir, Randudongkal, sehingga daerah yang terdampak matinya air PDAM di Kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Taman dan Petarukan yaitu desa Wilayah yg terkena dampak :
1. Bantarbolang
2. Kebon Gede
3. Peguyangan
4. Lenggerong
5. Surajaya
6. Pegongsoran
7. Paduraksa
8. Bojongbata
9. Mulyoharjo
10. Kebondalem
11. Pelutan
12. Lawangrejo
13. Sugihwaras.
14. Danasari
15. Widuri
16. Kaligelang
17. Wanarejan Selatan
18. Wanarejan Utara
19. Kabunan
20. Asemdoyong
21. Taman
22. Beji
23. Banjardawa
24. Cibelok
25. Banjaran
26. Jebed Utara
27. Kendalsari
28. Karangasem
29. Petanjungan
30. Sewaka
31. Tambakrejo

Bagian teknis sudah berusaha memperbaiki mulai dari jam 16.00 WIB, dan di harapkan jam 03.00 WIB, (senin dini hari, 2/5/2016) diharapkan dibeberapa titik senin malam air sudah mulai mengalir. Untuk dibeberapa daerah seperti bojongbata, Kebondalem, mulyoharjo akan di usahakan sistem buka tutup sehingga diharapkan senin (2/5/2016) siang sudah dapat menikmati aliran air.

Lebih lanjut Heri menjelaskan, bahwa setelah pipa yang pecah diperbaiki, maka aliran air harus di lakukan secara perlahan dan bertahap agar tidak terjadi
water hammer

Normalisasi tekanan air yang dilakukan pada senin (1/5/2016) akan membutuhkan waktu kurang leboh 1-2 hari tergantung jaraknya. Estimasi jarak terluar daerah terdampak akan normal pada hari selasa (3/5/2016)

Guna memenuhi air di daerah yang terdampak matinya aliran air ini maka PDAM Tirta Mulia akan melakukan dropping air secara bergantian karena armada tangki air hanya 6 unit. Untuk droping akan ditentukan titiknyabdengan koordinasi antara PDAM dengan pemerintah setempat.

Heri selaku humas mohon maaf sebesar besarnya atas ketidaknyamanan ini, dan berusaha sekuat tena agar PDAM Tirta Mulia memberi pelayanan yang prima bagi pelanggan. (Red.HP/sarwo edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − three =