Pedagang Pasar Induk Sayur Pemalang Protes Pembanguan Kios Tambahan

0
889

Pemalang, Harian Pemalang – Sebagian pedagang di pasar induk sayur dan buah, hari ini Rabu (11/5/2016) didampingi oleh Andi Rustono mengadakan audiensi dengan dewan perwakilan daerah kabupaten Pemalang. Di DPRD, perwakilan dari pedagang buah yang menamakan front pembela pedagang di terima oleh ketua DPRD, anggota komisi B, dinkopperindak, PDAU, dan ketua pasar induk buah dan sayur.

Dalam audiensi ini, front pembela pasar sayur dan buah membuat suatu pernyataan :
1. Pembenahan secara menyeluruh kondisi pasar
2. Hentikan sementara kegiatan pembangunan kios/lapak baru
3. Mosi tidak percaya terhadap pengurusan paguyuban

Menurut Ali Munaseh, salah satu pegadang pasar menyatakan “pembangunan kios ini harus di hentikan, karena tidak adanya ijin dari pihak yang terkait baik dinkopperindag maupun yang lainnya, disamping itu hall tersebut merupakan fasilitas umum yang difungsikan sebagai tempat istirahat maupun tempat transis bagi pedagang maupun pembeli di pasar induk sayur dan buah Pemalang.”

Lebih lanjut Ali menyatakan, sebagai pedagang pasar dia tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan, sehingga tujuan dari pembenahan kondisi pasar terutama bagi yang belum punya lapak akan tersingkirkan. Disamping itu harga lapak yang berkisar antara 65 juta sampai 100 juta sangat memberatkan bagi pedagang kecil, dan tentunya hal ini akan menguntungkan bagi pedagang dengan modal yanf besar.

Menurut informasi dari kabid perdagangan, dinkopperindag pemalang, bahwa pembangunan kios tersebut, pihaknya belum pernah diajak bicara, baru di informasikan beberapa hari sebelumnya oleh kepala Pasar bahwa ada pembangunan kios sebagai penambahan kios yang ada di pasar tersebut.

Dalam audiensi ini Agus Sukoco, berharap kesemua pihak yang terkait “harus hati hati dalam pembangunan pasar secara parsial, harus dikaji dengan hati hati karena hak penempatan ini sewaktu waktu dapat di minta kembali oleh pemerintah.”

Menindaklanjuti informasi tersebut maka Agus Sukoco, sebagai ketua DPRD langsung menghentikan audiensi dan mengajak semua yang hadir untuk meninjau pasar induk dan sayur pemalang, khususnya kios yang dipermasalahkan. (Red.HP/sarwo edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − fourteen =