Persatuan Guru Swasta Indonesia Minta Honda Dihidupkan Kembali

0
166

Pemalang, Harian Pemalang – Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Pemalang, mendatangi gedung DPRD setempat, Kamis (12/5/2016). Mereka datang untuk beraudiensi dengan anggota DPRD Pemalang komisi D terkait dengan alokasi dana pendidikan, bansos dan kesejahteraan (honor daerah) sebagai tenaga pendidik dan ditemui   komisi D Sutiah beserta beberapa anggota komisi serta dihadiri perwakilan dari Dindikpora, DPPKAD dan Bagian Hukum Pemkab Pemalang.

Budi juru bicara PGSI menyampaikan ada beberapa point yang disampaikan yaitu, penjelasan mengenai alokasi dana pendidikan kabupaten Pemalang, pedoman pemberian dana hibah dan bantuan sosial dan mengharapkan kesetaraan terhadap guru swasta serta dilibatkanya PGSI dalam pengelolaan bansos tersebut dan yang tidak kalah pentingnya adalah agar pemda Pemalang melanjutkan kembali program honor daerah (honda) seperti yang sudah dilaksanakan beberapa tahun lalu.

Disampaikan juga oleh Budi, organisasi PGSI adalah wadah organisasi profesi guru swasta yang ada di kabupaten Pemalang sejak Maret 2015 dan berdiri secara nasional, terkait dengan hal tersebut PGSI meminta kepada Kepala Dindikpora untuk berkenan memberi perhatian yang sama terhadap PGSI seperti terhadap organisasi profesi lain dalam hal informasi, pembinaan profesi dan kesempatan dalam meningkatkan kualitas guru yang diselenggarakan oleh Dindikpora.

Ketua Komisi D DPRD Pemalang, Sutiah ditemui seusai audensi mengatakan,” komisi D sangat merespon positif atas aspirasi para guru tersebut dan  berupaya menindaklanjuti, mengawal apa yang telah diaspirasikan oleh rekan-rekan PGSI selagi tidak bertentangan dengan hukum dan perturan yang berlaku,” Jelas Sutiah.(Red.HP/Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 4 =