Selama Ramadhan Karaoke Masih Boleh Buka

0
401

Pemalang, Harian Pemalang – Dalam rangka menyambut bulan ramadhan 2016, Rabu (1/06/2016), bertempat di halaman kantor satpol PP kabupaten Pemalang, Satpol PP mengadakan pembinaan terhadap pengusaha hiburan (karaoke/cafe), Hotel, rumah makan dan pedagang kaki lima tahun 2016. Dalam pembinaan ini menghadirkan narasumber dari satpol PP yang diwakili oleh Sumar Kasi Ops Satpol PP, Kompol Arifin kabag Ops polres Pemalang, bagian hukum setda, MUI diwakili ketua komisi fatwa MUI pemalang, KPPT dan perwakilan dari dinas pariwisata.

Dalam sambutannya kepala Satpol PP Kisman menyatakan “Dalam tupoksinya satpol PP merupakan instansi penegak perda dan memelihara ketentraman, keamanan dan ketertiban (K3), serta mengingatkan terutama kepada pedagang kaki lima bahwa trotoar tidak boleh digunakan untuk kegiatan lain kecuali pejalan kaki” Lebih lanjut Kisman menyatakan bahwa untuk hiburan malam (dalam hal ini cafe dan karaoke), hotel dan restoran “Peraturan bupati tidak mengatakan selama bulan ramadhan pengusaha tidak menutup usahanya melainkan ada batasan.”

Pada bulan ramadhan ini, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari komisi fatwa menyatakan agar selama bulan ramadhan hendaknya mencari hidayat, akan tetapi tidak menggangu kegiatan dalam mencari rejeki Allah. Berkaitankan dengan usaha karaoke, MUI menyoroti pakaian yang di kenakan oleh “Pemandu Lagu” (PL) agar memakai pakaian yang sopan ketika diluar wilayah kerjanya. Serta adanya batasan dengan penjualan minuman keras di cafe.

Dalam paparan narasumber dari bagian hukum setda menyatakan bahwa dalam peraturan bupati Pemalang tentang Penataan Usaha Karaoke di Kabupaten Pemalang, pasal 7 ayat 1 menyatakan waktu penyelenggaraan usaha karaoke dilakukan dengan ketentuan : karaoke keluarga mulai pukul 11.00 wib sampai dengan 22.00 WIB, karaoke umum pykul 14.00 wib sampai 02.00 wib. Ayat 2. Waktu penyelenggaraan usaha karaoke pada bulan ramadhan dilakukan dengannketentuan : 3 (tiga hari) awal bulan ramadhan, 3 (tiga hari) sebelum idul fitri dan hari raya idul fitri serta 3 hari setelah hari raya idul fitri tidak boleh menyelenggarakan kegiatan usaha karaoke. Pada ayat 3 disebutkan selain tercantum pada ayat 1 dan 2 penyelenggaraan karaoke mulai pukul 22.00 sampai 02.00 wib.

Diakhir acara, ada penandatanganan kesepakatan kesepahaman antara pengusaha hotel, restoran/rumah makan dan pedagang kaki lima (Red.red/sarwo edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 2 =