Pengusaha Karaoke Pertanyakan Surat Edaran Bupati

0
320

Pemalang, Harian Pemalang – Bupati mengeluarkan surat edaran nomor 180/1574/Hk tentang pengaturan kegiatan usaha dan hiburan dalam bulan Ramadhan 1437 H/2016 M yang dikeluarkan pada Kamis (2/6/2016). Dalam surat edaran tersebut beberapa usaha yang ditutup selama bulan ramadhan adalah bilyard, karaoke, panti pijat/sauna/spa.

Hal ini ditanggapi oleh Budi Sudiarto sebagai salah satu pengusaha hiburan malam (karaoke) di Pemalang, “Sebagai pengusaha hiburan (karaoke), saya sangat mengapresiasi adanya peraturan bupati Pemalang nomor 2 tahun 2016 tentang penataan usaha karaoke di kabupaten Pemalang yang telah memasukkan waktu operasional pada waktu bulan Ramadhan.”

Lebih lanjut Budi menanyakan tentang surat edaran bupati mengenai ditutupnya hiburan malam (karaoke) selama bulan ramadhan. Adanya wacana surat edaran tersebut apakah tidak bertentangan dengan perbup no 2 tahun 2016.

Menurut praktisi Hukum muda di Pemalang, EK. Nugroho, S.H., menyatakan “Surat edaran bupati tidak dapat menganulir produk hukum yang sudah ada di Perbup dalam konteks yang sama.”

Dalam konteks surat edaran bupati tersebut, lebih lanjut EK mengatakan “Produk hukum dalam bentuk surat edaran baik sebelum maupun sesudah berlakunya UU 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang undangan tidak dikatagorikan sebagai peraturan perundang-undangan karena surat edaran bukan sebagai peraturan perundang udangan dengan demikian keberadaanya tidak terkait dengan UU tersebut.
Karena surat edaran tidak termasuk dalam tata hukum Indonesia, maka surat edaran tidak memiliki konsekuensi hukum bila tidak di patuhi atau ditaati.
Surat edaran merupakan suatu perintah pejabat tertentu kepada bawahannya/orang dibawah binaannya. Surat edaran tidak mengikat keluar hanya terbatas mengikat ke dalam.” (Red.HP/sarwo edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen + 11 =