Sikapi Bijaksana Pembangunan Jalan Tol Di Pemalang

0
296

Pemalang, Harian Pemalang – Bertempat di ruang rapat DPRD Pemalang, jumat (3/6/2016) ketua komisi A menerima Dewan Pimpinan Cabang Lindu Aji kabupaten Pemalang, Jawa Tengah untuk audiensi tentang rencana pembangunan jalan tol di Pemalang : “Dampak negatif pembangunan jalan Tol bagi lahan pertanian.” Audiensi ke DPRD Pemalang merupakan kelanjutan dari diskusi ringan yang dilakukan DPC Lindu Aji di Lintang Kemukus Sirau, Paduraksa.

Lindu Aji yang dimotori oleh Andi Rustono, mengajak beberapa kepala desa, ulu ulu, dan beberapa elemen masyarakat yang mewakili petani yang diperkirakan akan terkena dampak adanya kegiatan pembangunan jalan tol tersebut. Diterima oleh Ketua komisi A didampingi oleh beberapa anggota komisi, serta SKPD terkait dari pemerintah kabupaten Pemalang.

Menurut Andi Rustono, pemalang merupakan salah satu lumbung padi terbesar di provinsi Jawa Tengah, apabila dalam pembangunan nasional jalan Tol tidak memperhatikan kondisi daerah yang ada maka akan memberi dampak lingkungan maupun sosial ekonomi bagi masyarakat terutama yang berada di sekitar jan tol tersebut. Dampak yang ditimbulkan dapat berupa dampak negatif maupun positif.

Dalam audensi, kali ini Lindu Aji menyoroti kemungkinan timbulnya dampak negatif bagi masyarakat akn adanya pembangunan jaln tol ini. Kerusakan infrastruktur struktur jalan (baik jalan nasional sampai jaln kampung), pengairan (pengairan sekunder sampai alur oengairan cacing) dan kemungkinan terbelahnya sawah ataupun area perkebunan yang lain oleh jalan tol tersebut.

Andi Rustono, menekankan “kami tidak menolak akan di bangunnya jaln tol, akn tetapi kami sebagai petani, kepala desa, ulu ulu, kelompok tani jarus tahu dampak jaln tol teritama di sektor pertanian. Dengan diskusi ini mohon kiranya pemerintah daerah dan DPRD ikut mengawal dan melindungi petani yang tidak banyak mempunyai akses informasi mengenai issue ini.”
Dampak lingkungan yang dikuatirkan timbul dengan adanya pembangunn jalan tol antara lain kerusakan ekosistem lingkungan, kurangmya daerah resapan air, matinya tumbuhan didalamnya, peningkatan pemanasan global, berkurangnya area persawahan. Dan beberapa dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan antara lain masyarakat yang semula memiliki sawah menjadi tidak memiliki sawah, masyarakat tidak memiliki lahan pertanian, penghasilan penduduk sekitar jaan tol akan menurun serta akan timbulnya sikap individualistik terhadap lingkungan.

Oleh karena itu masyarakat yang terkena dampak akan pembangunan jalan Tol ini melalui Lundu Aji mengajukan tuntutan :
1. Bangun sarana fasilitas irigasi pertanian dan prasarana pertanian disekitar atau sepanjang jalan tol
2. Perbaiki Sarana jalan desa yang rusak yang jadi lintasan truk material
3. Tuangkan dalam noktah kesepakatan.

Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Andi Rustono menyerahkan tanaman padi dan beras jagung kepada ketua komisi A sebagai simbol bahwa kita masih memerlukan padi dan tanaman lainnya sebagai bahan pokok makanan kita. (Red.HP/sarwo edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + seventeen =