Jelang Lebaran, Kebutuhan Pokok Masyarakat Di Pemalang Aman Terkendali

0
161

Pemalang, Harian Pemalang – Rapat koordinasi Ekonomi, keuangan dan industri daerah (EKUINDA) dalam rangka kesiapan kabupaten Pemalang menghadapi ramadhan dan hari raya idul fitri tahun 2016/1437 H. Dilaksanakan Hotel winners, pada jumat (10/6/2016).

Rakor ini dihadiri oleh bupati yang diwakili oleh asisten 3 sekda bidang ekonomi, pembangunan dan kesra Supriyantopo, Kapolres pemalang yang diwakili oleh kabag ops Kompol Arifin, dandim 0711 yang diwakili oleh Kasdim Mayor (Inf) Arifin, kapolsek se Pemalang, danramil se pemalang, SKPD terkait, camat ke kabupaten, perwakilan orari/Rapi/senkom, departemen agama, dan instansi maupun lembaga terkait lainnya.

Dalam Rapat koordinasi
Ekonomi, keuangan dan industri daerah (EKUINDA), paparan kapolres pemalang yang diwakili oleh kabag ops polres Pemalang Kompol Arifin menyatakan bahwa persiapan personil operasi ketupat candi 2016, akan mengerahkan sebanyak 466 personil polres, di dukung oleh 27 personil dari kodim 0711 Pemalang, 4 personil dari POM AD, 4 personil POM Lanal, 27 personil satpol PP, 9 personil orari/RAPI/Setkom, 27 personil dari dishub, 30 personil dari pramuka saka bhayangkara, 27 personil dari damkar, 27 personil dari dinkes, dan 48 personil dari linmas.

Pelaksanaan operasi ketupat candi (OKC) 2016 selama 16 hari mulai 29 juni 2016 sampai 14 juli 2016. Puncak mudik diperkirakan pada senin (4/7/2016) dan puncak balik pada minggu (17/7/2016). Akan dibentuk 4 pos pelayanan (posyan) yaitu posyan 1 comal, posyan 2 RM pringjajar ampelgading, posyan 3 terminal pemalang dan posyan 4 randudongkal dan 28 pos pengamanan yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten pemalang.

Sedangkan kesiapan pemkab pemalang dalam menyambut hari raya idul fitri, disampaikan paparan kepala dinperindagkop Heppi Priyanto. Menurut Heppi, gejala menjelang idul fitri terlihat adanya Peningkatan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dan
Peningkatan kebutuhan BBM

Kepokmas dilihat dari rata rata harga dari tanggal 1-6 jumi 2016 dilaporkan bahwa Komoditi beras rojo lele Rp. 12.500/kg, IR -64, Rp. 10.000/kg, gula pasir Rp. 16.000/kg, minyak goreng bimoli botol 1 liter Rp. 14.000, minyak goreng curah (malinda) Rp. 11.750, telur Ayam ras Rp. 21.500, Daging sapi Rp. 110.000/kg, daging kambing Rp. 100.000/kg, daging ayam ras Rp. 32.500/kg, daging ayam kampung Rp. 51.000/kg, susu bendera Rp. 10.000, indomilk Rp. 9.500, jagung Rp. 6.000/kg, garam beryodium bata Rp. 250 per biji, garam halus (200 gr) Rp. 1.500, terigu Rp.6.000/kg, elpiji 18.000 per tabung. Persediaan kepokmas di pemalang antara persediaan dan permintaan cukup aman dan terkendali.

Heppi, menyimpulkan bahwa distribusi kebutuhan pokok masyarakat pada umumnya cukup lancar. Adanya kecenderungan mengalami kenaikan harga akibat unsur psikologi pedagang menjelang hari raya idul fitri
Kondisi pasar di kabupaten Pemalang cukup normal dan kondusif, dalam arti lancarnya pengadaan dan penyaluran (distribusi) barang kebutuhan pokok masyarakat, dengan tingkat harga kebutuhan pokok masyarakat masih dalam batas yang wajar serta tidak adanya penimbunan barang kepokmas di kabupaten Pemalang. (Red.HP/Sarwo Edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × two =