Polres Pemalang Siap Gelar Operasi Ramadniya 2016

0
218

Pemalang, Harian Pemalang – Jelang lebaran kurang dari satu minggu, Polres Pemalang Kamis (30/6) menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1437 H Tahun 2016 di di halaman Mapolres Pemlang. Apel diikuti oleh seluruh personil yang terlibat Operasi antara lain dari Polres, Kodim 0711, Dishub, Satpol PP, Senkom, ORARI / RAPI, Damkar, Dinkes dan Linmas, dan dihadiri oleh Bupati Pemalang H. JUNAEDI, S.H. M.M beserta unsur Forpimda Kabupaten Pemalang, Wakapolres Kompol MUH SAMDANI, S.H beserta seluruh Pa Staf Polres dan Kapolsek Jajaran, Kadishubkominfo, Kadis Parbud, Kasatpol PP, Ka DPU, Kakankesbangpolinmas, Ka PMI, Ka Desan Saka Bhayangkara, Ka Orari / Rapi, Ka Set KA Pemalang, Comal dan Petarukan, Ka Terminal Induk, Ka MUI dan Ka FKUB Pemalang.

Apel gelar pasukan yang dilaksanakan serentak di seluruh polda dan polres ini bertujuan untuk mengecek kesiapan akhir personel beserta kelengkapannya, baik dari polri maupun unsur terkait serta segenap potensi masyarakat yang terlibat dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri yang saat ini dikenal dengan sandi “Ramadniya” (red : singkatan dari Ramadhan dan Hari Raya, dulu Ops Ketupat ).

Tujuan dari Ops Ramadniya ini menurut Kapolri yang disampaikan oleh Wakapolres Pemalang antara lain :

Terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan perayaan hari raya idul fitri 1437 H, baik pada saat beribadah puasa, sholat Tarawih, Sholat Ied, berwisata maupun berbagai aktivitas lainnya
Terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang bepergian, dengan menggunakan beragam moda transportasi

Terjaminnya keamanan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok dan BBM sehingga tidak menimbulkan keresahan dan kekhawatiran masyarakat terhadap harga maupun ketersediannya

Terwujudnya keamanan dalam aktivitas embarkasi dan debarkasi di pelabuhan/terminal darat, laut maupun udara untuk menjamin keselamatan penumpang dan barang selama perjalanan.

Terbangunnya kesiap-siagaan sistem tanggap darurat, melalui koordinasi sinergitas lintas sektoral dan segenap komponen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat yang datang secara tiba-tiba seperti bencana alam dan bentuk-bentuk keadaan darurat lainnya

Termonitor dan terdatanya semua kejadian dengan tepat, cermat dan akurat sehingga dapat dijadikan bahan dalam pelaksanaan analisa dan evaluasi demi perbaikan maupun penyempurnaan perencanaan serta pelaksanaan operasi yang akan datang (Red.HP/joko longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine + ten =