479 Calon Jamaah Haji Pemalang Lakukan Manasik Haji Massal

0
470
Bupati Pemalang H. Junaedi dihadapan Calon Jamaah haji se-kabupaten Pemalang

Pemalang, Harian Pemalang – Kantor kementrian Agama (Kakemenag) kabupaten Pemalang, senin (18/7) bertempat di pendopo kantor bupati Pemalang mengadakan Pembukaan dan Manasik Haji Massal tingkat kabupaten Pemalang. Selain di hadiri oleh para calon jamaah haji yang berasal dari kabupaten Pemalang, dihadiri pula Bupati Pemalang, H. Junaedi, Wakil Bupati Pemalang H. Martono, Jajaran Forkopinda kabupaten Pemalang serta alim ulama’ dan kelompok bimbingan haji yang ada di kabupaten pemalang.

Dalam sambutannya Kepala Kakemenag Kabupaten Pemalang Taufik Rahman, yang dalam sambutannya dibacakan oleh Kepala Subbag TU Abdul Kodir menerangkan, jumlah calon jamaah haji kabupaten Pemalang yang masuk dala porsi pemberangkatan tahun 1437 H/2016 M sebanyak 479 orang, yang terdiri laki-laki sebanyak 197 orang, perempuan 282 orang. Dari segi pendidikan didominasi lulusan sekolah dasar sebanyak 271 orang dan dari segi usia masih didominasi diatas usia 51 tahun sebanyak 352 orang.

Disamping itu dilaporkan juga petugas kloter dari kabupaten Pemalang yang lulus seleksi sebanyak 2 (dua) orang yaitu Moh. Failasuf Badaruddin ketua KUA Kecamatan ampelgading dan Hanani Fadholi Kepala KUA Ulujami.

Berdasarkan peraturan mentri agama no 29 tahun 2015 tentang penyelenggaraan ibadah haji reguler, untuk memperoleh nomor porsi maka calon jamaah haji haru menyetor ke tabungan haji minimal senayak Rp. 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah). Dan menggunakan prinsip “siapa yang mendaftar terlebih dahulu akan dilayani/diberangkatkan terlebih dahulu.” Saat ini ada  daftar tunggu sebanyak 12.350 orang, artinya apabila mendaftar sekarang akan diberangkatkan sekitar 22 tahun kemudian.

Sedangkan bupati pemalang, berpesan agar calon jamaah haji senantiasa menjaga kesehatannya agar mampu melaksanakan tahapan-tahapan ibadah haji, mengetahui dengan benar do’a-do’a dalam ibadah haji oleh karena itu perlu adanya manasik haji untuk diikuti dengan baik dan benar. Disamping itu calon jamaah haji harus menjadi pribadi yang mandiri karena banyak tahapan-tahapan ibadah haji yang dilaksakanan secara mandiri. (Red. HP/Sarwo Edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − two =