Ketua GRIB Pemalang : “Pujasera 09” eks. Lokalisasi Ambo Bersih Dari Praktek Prostitusi

0
821

Pemalang, Harian Pemalang – Semenjak ditutupnya lokalisasi di.desa Lowa, Kecamatan Comal, tetapi lebih terkenal dengan lokalisasi ambo, ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) cabang Pemalang mencoba membina agar pedagang yang berada di eks lokalisasi masih dapat berjualan. GRIB membina pedagang eks lokalisasi Ambo ini untuk membuka warung makan seperti wajahnya warung makan yang ada, dan secara legal, memfasilitasi pemilik warung untuk mengurus ijin warung makan di kantor KPPT pemalang.

GRIB membuat MoU dengan pemilik warung eks lokalisasi Ambon yang sekarang menjadi “Pujasera 09”, agar memenuhi kesepakatan antara lain tidak boleh minum minuman keras berlebihan, membawa/memakai narkoba, berjudi, membawa senjata/senjata tajam, membuat keributan dan yang utama dilarang keras menjalankan praktek prostitusi.

Budi Sudiarto, SH., ketua GRIB Pemalang, ketika ditemui di kantor nya, Sabtu (30/7), menyatakan
“Dari 2015, sejak menjadi kawasan binaan ormas GRIB Pemalang, bisa dipastikan tidak ada praktek prostitusi dilokasi,”

Dijelaskannya, kondisi rumah warga di lokasi sendiri sudah benar-benar menjadi warung. Terbukti, kamar-kamar yang ada dan digunakan untuk praktek prostitusi sudah dibongkar, pun dengan tatanan ruangan juga tidak seperti keadaan sebelumnya. Semua kami benahi sesuai aturan.

“Semua pemilik warung kami data dan kami wajibkan untuk mengurus serta memiliki ijin (SIUP) resmi,” ungkap Budi.

Terkait berita terjaringnya 3 orang yang diduga PSK di lokasi Pujasera 09 (Eks Lokalisasi) dalam Giat Ops Pekat oleh jajaran Polsek Comal, Budi menegaskan bahwa itu tidak benar.

“Tidak pernah ada tangkap tangan saat melakukan praktek prostitusi dilokasi langsung. Apalagi mereka dalam pengawasan pihak kami, jadi mereka akan berpikir seribu kali untuk melanggar larangan serta aturan yang ada. Dan kami yakin tidak pernah ada lagi praktek prostitusi dilokasi itu karena selama ini mereka patuh terhadap aturan main. Dan ijin kami pun jelas,” kata Budi.

Menurutnya, selama dibawah binaan GRIB Pemalang, lokasi Pujasera 09 kondusif dan terkendali. Tidak ada laporan warga yang merasa diresahkan. Dan kami pun telah memasang baliho berisi larangan membawa senjata tajam, minuman keras berlebihan, berjudi, membuat keributan serta larangan keras menjalankan praktek prostitusi.

Peringatan bagi pedagang warung di pujasera 09
Peringatan bagi pedagang warung di pujasera 09

“Jadi, silahkan tangkap dan proses sesuai prosedur kalau memang ada dan ditemui praktek prostitusi langsung dilokasi, kami serahkan sepenuhnya karena itu sebuah kesalahan. Namun, kami akan berusaha back up penuh jika kami dipermainkan oleh siapapun,” pungkas Budi. (Red HP/Sarwo Edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 2 =