Kerja Tetap Tidak Penting, Yang Penting Tetap Kerja

0
180

Kerja Tetap Tidak Penting, Yang Penting Tetap Kerja

Pemalang, Harian Pemalang – Ada salah satu produsen kaos kata-kata yang menulis “Kerja Tetap Tidak Penting, Yang Penting Tetap Kerja”, tulisan ini mungkin untuk menyentil kita yang selalu mempermasalahkan apakah menjadi karyawan tetap, atau karyawan kontrak. Menjadi Pegawai Negeri Sipil atau hanya honorer bahkan pegawai kontrak yang biasa disebut “mengabdi”. Atau tulisan itu ditunjukkan pada pekerja diluar sektor formal, misalnya pedagang keliling, pedagang lemprakan, kuli panggul, kuli bongkar muat ataupun semua usaha disektor informal.

Salah satu yang berprinsip “Kerja Tetap Tidak Penting, Yang Penting Tetap Kerja” para pedagang keliling es krim Campina. Dengan dukungan dari PT. Campina Ice Cream Industry yang berkantor pusat di Bandung, menggandeng pihak ketiga untuk menjadi mitra usaha agen penjualan keliling yang biasanya disebut agen bicycle unit (agen BU), agen BU menggandeng para pedagang keliling untuk bermitra menjajakan es krim tersebut. Semua fasilitas penjualan ditanggung oleh agen yang didukung oleh Campina, mulai sepeda, seragam, box dalam lain-lainnya.

Para pedagang keliling ini mendapatkan penghasilan dari selisih penjualan dari harga konsumen dengan harga agen. Setiap hari pedagang mempersiapkan diri di agen, mengambil kebutuhan es yang akan dijual, apabila sore hari es masih maka akan langsung dimasukkan kedalam freezer lagi. Selama keliling box pedagang dilengkapi pendingin yang mampu menjaga es krim tetap keras dari pagi sampai sore (sekitar 10 jam). Dan uang yang disetor pedagang ke agen adalah senilai barang yang laku.

Salah satu pedagang keliling es krim Campina, warga desa Tegalmlati bernama Casmudi sudah sekitar 8 tahun, ikut berjualan es krim Campina di Agen BU Sarwo Edy, Jl. Kalimantan 2 no 11, Mulyoharjo, Pemalang.

Menurut Casmudi, berjualan es krim merupakan jiwa dan keahliannya, dia sudah berjualan selama 20 (dua puluh) tahun lebih diberbagai agen es krim di Pemalang dan paling lama saat ini di agen BU Sarwo Edy. Lebih lanjut dia mengakatan, “namanya orang dagang penghasilan tidak tetap, kadang tinggi kadang rendah akan tetapi kalau ditekuni insyaallah akan mendapatkan hasil yang baik dan berkah.” Menurut keterangan dia penghasilan yang diperolehnya apabila dihitung per bulan kurang lebih 1,5 (satu setengah) sampai 2 (dua) kali Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pemalang.

Hal ini juga diamini oleh Djakri (60 tahun), yang berjualan sudah lebih dari 4 tahun, setelah bekerja di PG. Sumberejo. Sebagai alat transportasi dia menggunakan sepeda motor miliknya dari pada sepeda yang disediakan oleh agen. Menurut dia ” saya lebih suka naik motor disamping sudah tua, kalau pakai motor lebih cepat dan jarak yang di jangkau lebih jauh.” (Red.HP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − ten =