Sang Saka Merah Putih Berkibar Di Bukit Mendelem

0
719

Pemalang, Harian Pemalang – Bukit Jimat, yang terletak di Desa Mendelem, kecamatan Belik yang biasa disebut pula  bukit mendelem menyimpan sensasi keindahan dan keunikan  tersendiri. Bukit yang terletak di sebelah timur jalan Pemalang – Purwokerto,  sebelum pasar belik dari arah Pemalang pasti terlihat oleh pengguna jalan tersebut. Bukit dengan tebing yang hampir tegak lurus inilah dipilih sebagai tempat pengibaran bendera Sang Saka merah putih raksasa.

Budi Rahardjo, sekda Kabupaten Pemalang selaku ketua Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PPHBN) menggagas suatu kegiatan lain daripada yang lain. Menurut Budi, ” selama ini terkesan bahwa peringatan kemerdekaan RI di Kabupaten Pemalang dari pemerintah oleh pemerintah untuk pemerintah, oleh karena itu, stigma yang ada harus dirubah, bahwa peringatan kemerdekaan ya dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Peringatan kemerdekaan haruslah melibatkan masyarakat bukan hanya sebagai penikmat melainkan pelaku dari perayaan kemerdekaan ini. ”

Pengibaran bendera berukuran 21 x 32 meter dengan berat 260 kg ini melibatkan organisasi pecinta alam (OPA) Shabawana Belik, organisasi pecinta alam yang berdiri tahun 1990 ini sebagai pelaku teknis dalam pengibaran bendera ini,  pada Minggu  (14/8).

Pengibaran bendera ini didahului dengan upacara sederhana, tepat jam pukul 10.45 wib, bersama dengan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya, tim pengibar bendera yang berjumlah 9 (orang) menurunkan bendera sang saka merah putih yang telah disiapkan dua hari sebelumnya.
Sampai lagu Indonesia Raya selesai dinyanyikan, pengibaran bendera dengan cara diturunkan baru sampai warna merah  dibentangkan dan baru selesai sekitar 20 menit, pukul 11.05 bendera merah putih dinyatakan telah dikibarkan dengan sempurna di bukit  mendelem.

Dalam sambutannya bupati H. Junaedi mengajak semua masyarakat Pemalang untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia ini. Dan meminta masyarakat merenungkan atau mengingat ingat apa yang telah dipersembahkan untuk Pemalang. Bupati mengajak masyarakat Pemalang, “untuk itu mari kita harus bersatu dan bulatkan tekad , serta samakan tujuan agar Pemalang sejajar dengan daerah lain.”

Dalam acara ini, masyarakat dihibur dengan angklung modern, kesenian kuda kepang turonggo sandi mulyo dusun tepus desa belik Kec belik pimpinan ki Dalang Carto, serta paduan suara dan angklung dari siswa siswi SMP negeri 1 Belik. (Red. HP/Sarwo Edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven + 8 =