Komunitas Trail Pesamoan Pemalang ( KOSTRAPP) Antar “Banyu Panguripan” Ke Desa Nyalembeng

0
442

Pemalang, Harian Pemalang – Setelah upacara pengumpulan ke tujuh air “banyu panguripan” dan pembagian menjadi 12 (dua belas) bagian yang di masukkan ke dalam lodhong bambu. Ke duabelas lodhong bambu Air “banyu panguripan” ini akan dibawa ke desa Nyalembeng pada sabtu (20/8), pukul 10.00 wib. Lodhong bambu ini akan diantar oleh oleh tim Komunitas Trail Pesamoan Pemalang (KOSTRAPP). Penyerahan lodhong bambu ke tim KOSTRAPP ini dilakukan oleh kepala desa Jurangmangu Sugondo di halaman balai desa dengan diawali dengan upacara dan do’a bersama.

Sebanyak 150 (seratus lima puluh) anggota KOSTRAPP, merupakan salah satu komunitas trabas yang bermarkas di kecamatan Pulosari mendapatkan kehormatan untuk mengantar air “banyu panguripan” dari desa Jurangmangu ke desa Nyalembeng, kecamatan Pulosari, kabupaten Pemalang. Air “banyu panguripan” ini, sementara ditempatkan di Balai desa Nyalembeng dan esok harinya minggu (21/8) akan diarak menuju lokasi festival Wong Gunung di lapangan desa Pulosari.

Tomi Adi Kurnia ketua KOSTRAPP, ketika ditemui di balai desa Nyalembeng mengatakan, “sebuah kebanggaan tersendiri bagi trabas KOSTRAPP yang mendapat kehormatan untuk mengantar 12 (dua belas) lodhong banyu panguripan. Hal ini merupakan pengalaman tersendiri mengingat air yang dibawa timnya adalah air keramat yang penuh dengan daya mistik dan alhamdulillah sampai dengan selamat di Balai desa Nyalembeng “, ujarnya.

Setelah sampai di Balai desa Nyalembeng 12 (dua belas) lodhong banyu panguripan oleh Teguh Setyo Widodo ketua panitia penyelenggara festival wong gunung, juga kepala desa Pulosari diserahkan kepada Kepala desa Nyalembeng Kusnedi. (Red. HP /Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × 2 =