Mendikbud Akan Masukkan Bahaya Merokok Dalam Kurikulum Sekolah Dasar

0
142

Pemalang, Harian Pemalang – Pro dan kontra tentang kenaikan harga rokok masih berlangsung, berbagai argumentasi untuk pembenaran yang pro maupun yang kontra tetap lah alot, semuanya merasa benar. Akan tetapi di sadari atau tidak rokok dapat menurunkan kualitas hidup seseorang, baik perokok aktif maupun perokok pasif yang akan mendapat dampak dari para perokok aktif. Oleh karena itu perlu adanya penanaman pemahaman yang benar tentang rokok ini kepada generasi muda khususnya para siswa di Sekolah Dasar.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, seperti yang di kutip dari kompas.com mengungkapkan rencana memasukkan materi bahaya merokok pada kurikulum pendidikan sekolah dasar.
“Pendidikan bahaya rokok nanti bagian dari kokurikuler, sebagai bagian program pembentukan karakter,” ujar Muhadjir saat acara Gerak Jalan dan Sepeda Sehat Kemendikbud di Senayan, Jakarta, Minggu (28/8/2016).
Selain itu, menurut Muhadjir, materi bahaya merokok nantinya akan masuk bersamaan dengan materi lain dalam program kokurikuler.

“Nanti bagian dari kokurikuler, termasuk bahaya narkoba, pendidikan seksual, tertib hukum, bela negara, dan cinta tanah air,” ucap Muhadjir.

Muhadjir menambahkan, saat ini materi pembentukan karakter dalam program kokurikuler masih dalam proses pengkajian oleh Kemendikbud.

“Mudah-mudahan selesai tahun ini,” ujarnya.

Menurut dia, materi dalam program kokurikuler ini sesuai dengan target optimalisasi pendidikan karakter yang dicanangkan dalam Nawa Cita Presiden Joko Widodo.

“Pendidikan mengenai rokok ini sangat penting karena cukup berbahaya bagi remaja,” kata mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu. (Red. HP /Sarwo Edy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 5 =