Yayasan Panglima Besar Soedirman,”Distributor Pupuk Organik Jenderalium Berani Membeli Beras Petani Rp.12.000/ Kg.

0
575

Pemalang, Harian Pemalang – “Petani tidak boleh menderita oleh karena itu  yayasan Panglima Besar (Pansar)  Soedirman melalui Distributor Pupuk Organik Jenderalium Cabang Pekalongan Berani Membeli Beras Petani Rp.12.000/ Kg.,” tegas  Mochammad Imron Koordinator Yayasan Pangsar Soedirman wilayah Eks- Karisidenan Pekalongan saat dijumpai ketika transaksi pembayaran beras Organik milik  Daryono dari kelompok Tani Sido Dadi Barokah di Ketanon Ageng, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada Senin(5/9/2016).

Mochammad Imron mengatakan Yayasan Pangsar Soedirman melalui CV. BUMIMAS CIPTA RAHARJA Distributor Pekalongan yang beralamat di Gaden Plaza Blok B.9 jln. Raya Wonopringgo – Pekalongan, telpon (0285) 4483697 /hp: 081221226102 memproduksi pupuk organik cair dengan merk “JENDERALIUM”, bertujuan untuk membantu petani meningkatkan hasil produksi melalui penyemprotan dan  berfungsi sebagai decompozer, neutralizer, fertilizer, mempercepat fase pertumbuhan tanaman, meningkatkan produksi, meningkatkan rendemen, menambah dan mempertahankan unsur hara dalam tanah, mencegah penyakit akibat bakteri, virus dan jamur patogen dan dapat diaplikasikan pada musim kemarau”,papar Imron.

Hal ini sesuai dengan misi dari Yayasan Pangsar Soedirman adalah menjadikan tanah Indonesia menjadi tanah yang subur seperti sedia kala, dan berharap melalui produk Jenderalium tidak hanya menyehatkan tanah, menyehatkan tanaman, tapi juga menyehatkan kita yang memakannya.

Diwawancarai ditempat yang sama Muhammad Husin Susanto S. Pdi kepala desa Ketanon Ageng, Kecamatan Sragi, kabupaten Pekalongan mengatakan, “sangat apresiasi kepada kelompok Tani Sido Dadi Barokah yang diketuai Daryono yang sudah sekian lama memberi contoh kepada petani lain dengan mengolah pertanian dengan menggunakan pupuk organik. Sekarang hasilnya sudah terlihat dan dapat dinikmati baik rasa maupun harga berasnya yang lebih bagus dari harga beras petani yang pengolahannya tidak menggunakan pupuk organik.”

Husein meminta Daryono, guna menghadapi musim tanam yang akan datang agar secepatnya mengumpulkan kelompok tani yang lain untuk diberikan arahan penggunaan tata cara penggunaan pupuk yang baik dan benar tentunya dengan Yayasan Pangsar Soedirman sebagai pemandunya.
Sementara itu ketua Kelompak Tani Sido Dadi Barokah, kelompok Tani Sido Dadi Barokah di Ketanon Ageng, Daryono mengatakan,” menggunakan pupuk organik sudah lima tahun dengan berbagai merk termasuk menggunakan pupuk kandang, kemudian tiga kali panen ini menggunakan pupuk organik cair Jendralium. Hasil panen menjadi lebih baik, tekstur beras lebih bagus, setelah di cek dilaboratorium gabah dan beras lebih bersih, disamping itu rasanya lebih pulen dan baunya wangi. Dengan menggunakan pupuk organik ini kita tidak perlu report karena akan langsung dibeli oleh Yayasan Pangsar Soedirman distributor Pekalongan dengan harga yang cukup tinggi yaitu Rp 12.000/kg”. ( Red HP /Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 4 =