Massa Muslih Buktikan Ancaman Golput, Pilkades Warungpring tidak Penuhi Quorum

0
1472
Paguyuban Masyarakat Peduli Warungpring (PMPW) desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, kabupaten Pemalang yang diketuai M. Khusnul Marom

Pemalang, Harian Pemalang – Paguyuban Masyarakat Peduli Warungpring (PMPW) desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, kabupaten Pemalang yang diketuai M. Khusnul Marom benar-benar membuktikan ancaman pada Minggu (25/9) saat Pilkades akan Golput alias tidak nyoblos.

Di jumpai di sekertariat PMPW Dusun Pamulihan Rt:10/05 Dusun Pamulihan, Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring pada Senin (26/9) Khusnul Muharom mengatakan, “Golput adalah pilihan yang terbaik bagi pendukung Muslih dan salah satu bentuk perlawanan diam terhadap praktek politik warga yang kecewa terhadap penyelenggara pilkades Warungpring dengan cara tidak memilih ini dikarenakan kandidat yang diusung oleh ribuan PMPW tidak dinyatakan lolos hanya karena tidak lulus test uji kesehatan mental oleh panitia pilkades.”

Lebih lanjut dikatakan oleh Khusnul Muharom, protes ini berawal dari surat yang diterima oleh Balon Muslih dari panitia Pilkades pada tanggal (10/9). Disini terjadi keganjilan seharusnya menurut jadwal Pengumuman test kesehatan Jum’at, (9/9) dan baru diumumkan Sabtu (10/9) mundur satu hari. Hal ini menjadi pemicu emosi ribuan masa PMPW yang menjadi simpatisan balon Kades Muslih karena pengumuman mundur satu hari jatuh pada sabtu sehingga tidak bisa melakukan klarifikasi di DKK.

Ini “siapa yang bermain” ? karena dari hitung-hitungan ananalisa tim suksesnya. Massa Muslih jauh lebih unggul jika dibandingkan kedua calon yang lolos dan ini dibuktikan ketika warga yang memilih tingkat kehadirannya tidak memenuhi Qourum yaitu 2/3 dari DPT.

Sikap golput yang diambil oleh pendukung PMPW ini diyakini sebagai sikap perlawanan terhadap keputusan sepihak panitia pelaksana pilkades. Perlawanan diam ini tentunya tidak dilarang, “dalam demokrasi, golput tidak dilarang , karena dalam asas demokrasi tidak memilihpun bentuk suatu pilihan dan orang tidak bisa dipaksa untuk memilih terhadap pilihan-pilihan,” jelas salah satu simpatisan yang tidak mau disebutkan namanya.

Rekapitulasi perolehan suara pilkades Desa Warungpring yang dikeluarkan oleh panitia pelaksana Pilkades E-Voting Warungpring yang dikeluarkan oleh panitia pelaksana pilk
Rekapitulasi perolehan suara pilkades Desa Warungpring yang dikeluarkan oleh panitia pelaksana Pilkades E-Voting Warungpring yang dikeluarkan oleh panitia pelaksana pilk

Terkait dengan pilkades Desa Warungpring yang tidak mencapai qourum, mengacu pada hasil pengumuman yang yang disampaikan oleh ketua Panitia pilkades Ahmad Ghufron SPd pada minggu (25/9) dengan rincian :
Jumlah DPT: 12.231
Jumlah hadir: 5.361(prosentase kehadiran 43.8%),
Qourum 50%+1= 6.117 (jadi kurang 756 pemilih dari kehadiran),
Apabila hitungan Qourum 2/3 maka diperlukan kehadiran pemilih 8.154, artinya masih kurang  2793 pemilih yang hadir . (Red HP /Joko Longkeyang)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen + thirteen =