Sebagian Warga Belum Selesai Ganti Rugi, Pembangunan Jalan Tol Pemalang – Batang Terhambat

0
673

Pemalang, Harian Pemalang – Proyek jalan tol  Pemalang – Batang Tol Road atau PBTR sepanjang 39,5 km yang dimulai dari Sewaka Kabupaten Pemalang sampai Pasekaran Kabupaten Batang saat ini masih terkandala dengan proses pembebasan tanah. Dikarenakan proses pembebasan tanah, belum sepenuhnya dilakukan pembayarannya, sehingga menjadi penghambat dan kendala tersendiri bagi kelangsungan pengerjaan pembangunan PBRT.

Humas PT. Waskita Karya perusahaan yang dipercaya membangun infrastruktur tol, John P, “secara umum proses pembangunan PBTR tidak ada masalah, karena sebelumnya sudah melakukan koordinasi terhadap pihak-pihak terkait. Kendala justru pada pembebasan tanah karena sampai sekarang belum dibayar sepenuhnya.”

John juga menyampaikan, perusahaan di target pada 2018 pembangunan jalan tol sudah harus rampung semua, namun pada Juni 2017 juga ditarget agar jalan tol tersebut sudah bisa dilalui walaupun belum seratus persen, karena pada saat itu akan digunakan untuk arus lalulintas saat mudik dan arus balik lebaran.

“Karena terkendala pembebasan tanah yang belum beres maka pengerjaan sekarang dilakukan adalah pada pembuatan jembatan dan pemasangan tiang pancang di sejumlah titik yang akan dilalui ruas jalan tol dan sudah dilakukan pembebasan tanahnya diataranya untuk persiapan pembuatan jembatan di Cibelok,  jembatan Kali Serayap, box jalan walaupun masih beberapa persen, termasuk juga box Lori Kejambon sudah dikerjakan untuk paket 2, sedangkan untuk paket lainnya juga dalam proses pengerjaan,”ungkap John.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, PBTR ditangani oleh  2 Perusahaan yaitu PT Waskita Karya yang mengerjakan bagian di infra struktur serta sebagian urugan yaitu dari Sewaka sampai Sitemu,  Pekajangan dan Pasekaran sekitar 15, 5 km dan yang kedua adalah PT SMJ (Sumber Mitra Jaya)  yang mengambil urugan sepanjang 23.5 km “Ini yang perlu dimengerti, karena selama ini masyarakat tahunya pengerjaan hanya dilakukan oleh Waskita saja padahal tidak,” pungkasnya.(Red.HP/ Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 + 1 =