Bulan November 2016, Pembayaran Ganti Rugi Ruas Tol Pemalang – Batang Tuntas

0
474

Pemalang, Harian Pemalang – Seperti diberitakan oleh media www.harianpemalang.com pada Sabtu (1/10) tentang proses pembebasan tanah untuk jalan tol Pemalang – Batang, dimana Humas PT. Waskita Karya, John P mengatakan “Karena terkendala pembebasan tanah yang belum beres maka pengerjaan sekarang dilakukan adalah pada pembuatan jembatan dan pemasangan tiang pancang di sejumlah titik yang akan dilalui ruas jalan tol dan sudah dilakukan pembebasan tanahnya diataranya untuk persiapan pembuatan jembatan di Cibelok,  jembatan Kali Serayap, box jalan walaupun masih beberapa persen, termasuk juga box Lori Kejambon sudah dikerjakan untuk paket 2, sedangkan untuk paket lainnya juga dalam proses pengerjaan. ”

Pernyataan Humas PT. Waskita Karya ini dibenarkan oleh Ketua Pelaksaana Pengadaan Tanah (PPT) Deni Santo, juga Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pemalang. Ketika hal ini dikonfirmasi dikantornya, “pembayaran tol Pemalang- Batang, baru dibayar 39%, dan Insya Allah sampai minggu depan di bulan Oktober 2016 bisa mencapai 55% dan pada Bulan November 2016 diharapkan sudah tuntas,” terangnya.

Lebih lanjut Kepala BPN Deni Santo menyampaikan, pengadaan tanah secara teknis tidak ada kendala. Keterlambatan ini terkait dengan alokasi anggaran untuk pembayaran UGK (Uang Ganti Kerugian) oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Karena panjangnya ruas jalan ini, maka dana harus dibagi, apabila tidak ada kendala maka akhir Bulan November 2016 proses ganti rugi ini sudah selesai.

Proses pembebasan lahan di Kabupaten Pemalang nyaris tidak ada gejolak. Hal ini dengan santai Deni menyampaikan resepnya, “Resepnya masyarakat harus tahu hak dan kewajiban, bagaimana mereka menggunakan hak dan kewajibannya, serta transparan. Tidak kalah penting masyarakat harus sabar, waspada jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain. Jangan sampai terkena rayuan dan tipu muslihat Misalnya ada oknum yang mengatas namakan pejabat BPN atau pejabat lainnya yang minta uang jasa, karena semua yang dibayarkan ke masyarakat melalui bank yang ditunjuk.”

Deni menekankan, ketika tanah sudah dibayar oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), selanjut data akan diserahkan ke PT Waskita Karya sehingga tidak akan menimbulkan permasalahan pembangunan ruas jalan Tol Pemalang – Batang atau ruas-ruas lainnya. (Red HP).

Penulis : Joko Longkeyang
Editor : Sarwo Edy

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − 2 =