Rekor MURI Di Festival Mangga, Rekor Ke 11 Bagi Kabupaten Pemalang

2
658

Pemalang, Harian Pemalang – Pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Pemalang pada Sabtu (5/11) di lapangan desa Penggarit, Kecamatan Taman bukanlah kali pertama.

Menurut Sri Widayati, Deputi manager Rekor MURI menyatakan bahwa pemecahan rekor “Makan Mangga dengan Cara Puntir Tengah oleh peserta terbanyak” yang diikuti oleh 1.386 peserta merupakan rekor MURI ke 11 yang dipecahkan oleh pemerintah kabupaten Pemalang.

Rekor MURI yang pernah dilakukan/dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Pemalang adalah :
1. Pembuatan batik tenun pertama, pada 21 April 2004
2. Jalan sehat bergandengan tangan dengan peserta terbanyak 6.999 peserta, 25 September 2005
3. Kain sutra jumputan terpanjang tanpa sambungan 38 meter, 24 Februari 2008
4. Konvoi sepeda dengan peserta terbanyak 37.914 peserta, 24 Februari 2008
5. Kue kamir khas Pemalang terbesar diameter 1 meter, 24 Februari 2008
6. Makan nanas dengan peserta terbanyak 4.748 peserta, 24 Februari 2008
7. Pagelaran Tari Ebeg oleh peserta terbanyak 33.445 peserta, 25 Januari 2015
8. Bakar Bandeng peserta terbanyak 9.936 peserta, 23 Juli 2015
9. Pagelaran Rebana peserta terbanyak 10.505 peserta, 23 Januari 2015
10. Kolase Kapal Nelayan dari Rangkaian Ikan Petek terbanyak 13.000 ekor, 2 Oktober 2016
11. Makan Mangga dengan cara puntir tengah oleh peserta terbanyak, 1.386 peserta, 5 November 2016 (Red HP)

Penulis : Sarwo Edy
Editor : Reni Dewi Widyaningrum

2 KOMENTAR

  1. Prestasinya cuma cari wah , main mainan aja , pemborosan uang yang ada didaerah , prestasi ilmiah merancang dan membuat mobil efisien murah untuk bangsa oleh putra daerah kabupaten Pemalang justru tiada dimotivasi diperjuangkan serta ditunjukan akan keberhasilannya kepada daerah, negara maupun internasional , lawan sistem memiskinkan rakyat !!!!!!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − sixteen =