Takmir Masjid Nurul Huda Ambowetan Di Laporkan Ke Polisi

0
1831

Pemalang, Harian Pemalang – No’imah S.Ag binti H Fauzi (42 tahun, guru) warga desa Ambowetan Rt.03/Rw 03, Kecamatan Ulujami pada Sabtu, (12/11) pukul 08.30 wib terpaksa melaporkan takmir masjid Nurul Huda desa Ambowetan ke Polsek Ulujami karena pembangunan pagar masjid Nurul Huda menjorok ke tanah pekarangannya yang saat ini dalam pengerjaan tidak meminta ijin terlebih dahulu kepadanya.

Mendapat laporan warga, maka anggota Polsek Ulujami langsung menuju lokasi untuk mengecek kebenaran pengaduan tersebut. Dari hasil cek Lokasi/TKP mendapatkan fakta bahwa tanah Pekarangan Pengadu batasnya dinding Masjid dan penggalian pondasi pagar menjorok 1 meter ke pekarangan pengadu.

Menindak lanjuti hal tersebut, Polsek Ulujami beserta Pengurus Masjid Nurul Huda, Tokoh Masyarakat Kepala Desa Ambowetan dan Ahli waris Pengadu mengadakan musyawarah.

Musyawarah yang dipimpin oleh Kades Ambowetan Agus Kusyanto S.Pd dan Kaur Kesra H. Sumo mendapatkan titik temu dan kesepakatan.

Setelah diadakan musyawarah dan adanya saran dari para ahli waris pengadu, akhirnya Pengadu (No’imah , S. Ag binti H Fauzi ) Menyepakati pondasi dibuat dengan menggeser kearah Masjid sekitar 30 cm dari pembukaan pondasi semula dan dipasangi Patok oleh Pemdes Ambowetan, sebagai batas tanah Masjid dan tanah milik pengadu.
Pemdes Ambowetan membuatkan Berita Acara penyerahan tanah tersebut utk digunakan pembuatan pagar Masjid Nurul Huda. (Red HP)

Penulis : Joko Longkeyang
Editor : Sarwo Edy

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + 5 =