Bank Sampah Program Unggulan Tim Penggerak PKK Pemalang 2017

0
346

Pemalang, Harian Pemalang – Program unggulan dari Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pemalang pada tahun 2017 adalah ”Mengelola sampah menjadi rupiah dan berkah melalui gerakan bank sampah dan sedekah sampah.” Program ini sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Pemalang yang pada tahun 2017 ingin meraih penghargaan Adipura. Pernyataan ini disampaikan Pengurus TP.PKK Kabupaten Pemalang, Ny. Susi Wahyu Sukarno, Rabu (16/11/2016) dalam Program Ruang Wanita LPPL Radio Swara Widuri.

TP.PKK Kabupaten Pemalang bersama para kader PKK se-Kabupaten Pemalang sebagai mitra pemerintah tentu berkewajiban membantu terwujudnya program pemerintah tersebut. Susi Sukarno menuturkan, program tersebut bukan hanya sekedar ingin meraih penghargaan saja. Lebih penting dari itu bisa menjadikan kota Pemalang sebagai kota yang bersih, indah dan nyaman.

Untuk mewujudkan dan melaksanakan program tersebut, selain bekerjasama dengan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) selaku anggota pembina TP.PKK Kabupaten Pemalang, yang telah membentuk dan membina bank sampah di setiap desa dan kelurahan. Menurut Susi, saat ini telah terbentuk 90 kelompok bank sampah yang tersebar di beberapa desa dan keluarahan. Demi suksesnya pelaksanaan program tersebut, selain bekerjasama dengan Kantor Lingkungan Hidup (KLH), TP. PKK Kabupaten juga mejalin kerjasama dengan Yayasan Panti Asuhan Dewi Masyitoh dengan gerakan sedekah sampah.

Dalam dialog interaktifnya bersama sejumlah pengurus TP.PKK Kabupaten Pemalang, Susi memaparkan, timbunan sampah yang terus menumpuk, akan berakibat buruk bagi kesehatan lingkungan serta menimbulkan berbagai macam penyakit. Sampah rumah tanggga merupakan penyumbang sampah terbesar. Sementara, tempat pembuangan sampah (TPS) yang tersedia tidak mampu menampung timbunan sampah yang terus menerus dihasilkan masyarakat.

Untuk itulah penanganan masalah sampah harus dimulai dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Caranya dengan membiasakan diri memilah sampah, yaitu sampah organik dan sampah non organik. Sampah organik bisa dimanfaatkan atau diolah menjadi pupuk kompos. Sedangkan pengelolaan sampah kering salah satu solusinya dengan pembentukan bank sampah. Karena bank sampah adalah suatu sistem pengelolaan sampah kering secara kolektif, yang diharapkan mampu mendorong masyarakat berperan aktif didalamya. Sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, diperlukan tindakan nyata dan kerjasama dengan setiap lapisan masyarakat. Bank sampah diharapkan bisa menjadi solusi permasalahan sampah.(Red HP)

Penulis : Ahmad Yusuf
Editor : Sarwo Edy

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 5 =