Penguatan Wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara Bagi Semua Elemen Masyarakat

0
144

Pemalang, Harian Pemalang – , Bertempat di Pendopo Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang diselenggarakan Penguatan Idiologi Negara dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Kakesbangpolinmas Kabupaten Pemalang kepada elemen masyarakat antara lain Ormas Banser, Pemuda Panca Marga, Kades se Kec. Moga, pelajar SMA Negeri Moga dan masyarakat, Rabu (23/11). Hadir pula Kasdim 0711/Pemalang Mayor Inf Ahmad, Danramil 10/Moga Kapten Inf Sarmin, Sekcam Moga Suntoro SH, Pengurus DHC 45 Kabupaten Pemalang Bapak Luruh Suyono, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dari Universitas Panca Sakti Tegal Agus Setya Widodo dan Kasi kesbangpolinmas Drs Harinto.

Dalam sambutannya sekretaris kecamatan Moga Suntoro SH mengatakan bahwa perlu adanya penguatan Ideologi dan Wawasan kebangsaan sehingga kita mengerti akan kondisi bangsa.

Selanjutnya Kasdim 0711/Pemalang Mayor Inf Ahmad, menegaskan kenapa sekarang perlu adanya penguatan ideologi dan wawasan Kebangsaan karena kondisi bangsa kita sekarang ini dalam kondisi yang membahayakan dan masyarakat pun harus dapat mengerti. Lebih lanjut beliau menjelaskan kepada masyarakat dan para generasi muda, kita harus perangi narkoba jangan sampai generasi muda terjerumus sebagai pemakai dan pengedar karena bangsa lain menginginkan bangsa kita hancur dengan merusak generasi muda. Mari kita jaga bangsa kita jangan sampai bangsa kita lambat laun lepas dari NKRI. Bangsa kita kaya dengan hasil bumi oleh karena itu bangsa kita menjadi rebutan oleh negara asing.

Ancaman dari negara lain dengan berbagai cara melalui agama, masuknya narkoba yang membahayakan generasi muda serta kita cegah hasutan dan provokasi.

Luruh Suyono , Pengurus DHC JSN 45 Kabupaten Pemalang pun menyatakan hal senada. Rasa nasionalisme merupakan rasa miliki dan mencintai suatu negara, jiwa patriotisme dalam perjalanan sejarah bangsa indonesia dengan dipererat persatuan bangsa. Ketahanan nasional yang merupakan kondisi dinamis yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasioanal. Pancasila sebagai pondasi bangsa Indonesia yang didukung dengan empat pilar kebangsaan.

Narasumber terakhir Dosen Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dari Universitas Panca Sakti Tegal Agus Setya Widodo menyampaikan implementasi nilai nilai kebangsaan sebagai perekat persatuan dan kesatuan Indonesia. Bahwa ancaman bangsa kita baik dari dalam negeri maupun dari negara luar terdiri dari negara-negara adi daya.

Oleh karena itu kita harus selalu JAS MERAH ( jangan sekali kali melupakan sejarah) bahwa perjuangan meraih kemerdekaan, peran serta pemuda menyiapkan kemerdekaan, perjuangan pemuda seperti Budi Utomo, dan terbitnya Sumpah Pemuda , Kemerdekaan sebagai komitmen bersama membangun bangsa.

Tantangan Konsensus Nasional ini dengan munculnya gerakan reformasi yang dipelopori oleh pemuda, munculnya separatisme, pemberontak akibatnya konsensus nasional mengalami degradasi, nilai nilai kebangsaan perlu di gelorakan kembali untuk meneguhkan.

Globalisasi adanya perkembangan IPTEK yang sangat cepat, informasi yang semakin terbuka, persaingan di segala bidang, terjadinya pergeseran politik dan budaya, munculnya standarisasi kualitas secara global, dunia semakin sempit.

Dampak Globalisasi dari segi Politik Pemerintahan dijalankan lebih terbuka dan demokratis rasa nasionalisme meningkat dari segi Ekonomi terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan devisa negara, meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa dan dari segi Sosial Budaya Pola pikir yang lebih baik disiplin, etos, kerja yang tinggi, nasionalisme meningkat. (Red HP)

Penulis : Sarwo Edy
Editor : Reni Dewi Widyaningrum

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten + five =