Polsek Ulujami Imbau Masyarakat Limbangan Menjadi Pelopor Tertib Berlalulintas

0
105

Pemalang, Harian Pemalang – “Kepolisian Negara Republik Indonesia sedang melaksanakan Operasi Kepolsian dengan Sandi Operasi Zebra Candi 2016, dengan tujuan terciptanya Keamanan, Keselamatan dan Ketertiban Kelancaran Lalulintas ( KAMSELTIBCARLANTAS)”, kata Bripka Sanadi, Bhanbinkamtibmas Polsek Ulujami, Polres Pemalang yang ditugaskan di Desa Limbangan membuka dialognya di hadapan para peserta pelatihan Bahasa Korea di Balai Desa Limbangan Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, senin (21/11).

Dalam kesempatan tersebut Bripka Sanadi juga menghimbau kepada hadirin agar menjadi Pelopor Tertib berlalu lintas khususnya saat mengendarai kendaraan bermotor dengan mematuhi peraturan yang berlaku, dimulai dari diri sendiri. Misalnya mengendarai sepeda motor harus diperhatikan beberapa kewajiban diantara lain Memiliki Surat Ijin Mengemudikan Kendaraan bermotor ( SIM C ), membawa Surat Tanda Nomor Kedaraan bermotor (STNK ) yang masih berlaku, dan Plat nomor terpasang dengan benar, menggunakan helm pengaman baik Pengendara maupun pembonceng, kelengkapan dari sepeda motor itu sendiri (lampu sein, lampu rem, lampu besar ) berfungsi dengan baik. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah mematuhi rambu rambu lalu lintas, mengutamakan keselamatan bagi dirinya sendiri maupun Pengguna jalan yang lain,” pungkas Bripka Sanadi.

Terkait dengan himbauan yang disampaikan Bripka Sanadi, salah seorang peserta menanyakan syarat dan biaya pembuatan SIM C. Disampaikan oleh Bripka Sanadi, secara normatif syarat pembuatan SIM C yaitu Minimal Usia 17 tahun, memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), mengisi formulir permohonan, rumusan sidik jari, Sehat Jasmani dengan surat keterangan dari dokter, sehat rohani dengan surat lulus test psikologis, lulus ujian teori, ujian praktek dan/ atau ujian ketrampilan melalui simulator, sedangkan biaya pembuatan SIM sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP Nomor:50 tahun 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis PNBP yang berlaku di Kopolisian Negara RI, maka tarif atau biaya pembuatan SIM sebagai berikut:
SIM Golongan A: baru Rp, 120 ribu, perpanjangan Rp, 80 ribu, SIM Golongan B1: baru Rp,120 ribu , Rp, 80 ribu, SIM Golonga B-II, baru Rp,120 ribu, perpanjangan Rp, 80 ribu, SIM Golongan C: baru Rp, 100 ribu, perpanjangan Rp, 75 ribu, SIM Golongan D, baru Rp, 50 ribu, perpanjangan Rp, 30 ribu .(Red HP)

Penulis : Joko Longkeyang
Editor : Sarwo Edy

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 − eleven =