Aji Sofanudin Raih Doktor Unnes dengan IPK 4,0

0
211
Dr. Aji Sofanudin, S.Pd.I, M.Si saat foto bersama usai ujian promosi doktor, Kamis (15/12/2016).

Semarang  – Bertempat di ruang G101 kampus Pascasarjana (PPs) Unnes, Bendan Ngisor, Semarang, Aji Sofanudin SPdI MSi, resmi meraih gelar doktor Manajemen Kependidikan (MK) Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Semarang (Unnes) setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji, Kamis (15/12/2016). Ujian promosi doktor tersebut, dimulai tepat pukul 11.33 WIB dan berakhir pada pukul 13.34 WIB.

Aji Sofanudin menjelaskan, bahwa dalam disertasinya tersebut, topiknya mengulas tentang Inovasi Madrasah. “Penelitian ini, diinspirasi salah satunya oleh Lukman Hakim Saefudin, Menteri Agama RI, di mana beliau ingin madrasah tampil beda, tidak seperti yang dulu-dulu. Saya ingin ada inovasi, persepsi tentang madrasah yang kumuh, ndeso, dan stigma buruk lain yang harus diubah. Pendeknya, madrasah harus melakukan inovasi,” kata Aji.

Inovasi merupakan sesuatu yang penting dan ada pada hampir semua aspek kehidupan, tanpa kecuali di dunia pendidikan. Dalam dunia bisnis, sebagai contoh Suzuki, menerapkan tagline Inovasi Tiada Henti. Di pemerintahan, ada Komite Inovasi Nasional (KIN). Di Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia (LIPI) ada Pusat Inovasi. Bahkan, di Kementerian Agama RI pun, mencanangkan 5 nilai budaya kerja salah satunya Inovasi,” beber Aji saat presentasi.

Lanjut dia, Universitas Negeri Semarang mencanangkan 8 karakter konservasi salah satunya Inovatif. Inovasi penting untuk meningkatkan competitivenesssuatau perusahaan, lembaga, organisasi, satuan pendidikan, dan bahkan negara. “Rektor Unnes juga telah menetapkan tahun 2015 yang lalu sebagai tahun inovasi, tahun 2016 juga sama tahun inovasi dengan tambahan akselerasi sehingga tahun 2016 disebutnya sebagai tahun akselerasi inovasi. Kalau tahun 2017 ini saya belum mendapat bocoran,” tandas peneliti yang sudah melakukan puluhan penelitian itu.

Usai tanya jawab dan usai diumumkan hasil ujian promosi doktor, peneliti muda pada Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang, bidang PendidikanAgama dan Keagamaan ini tampak senyum-senyum bahagia. Apalagi, sejumlah tokoh menghadiri ujian promosi doktor pria kelahiran Tegal 17 Desember 1978 tersebut. Senyum bahagia tampak menyelimuti ruangan itu, apalagi Aji Sofanudin tak lama lagi akan merayakan ulang tahunnya yang ke 38 tersebut.

Dalam ujian tersebut, Aji, sapaannya, berhasil mempertahankan disertasi di hadapan Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum (Promotor), (2) Prof. Dr. Wasino, M.Hum (ko-Promotor), (3) Prof. Dr. Rusdarti, M.Si (Anggota Promotor) dan tim penguji dengan disertasi berjudul “Model Inovasi Pendidikan Berorientasi Mutu pada Madrasah Ibtidaiyah (Studi pada Madrasah Partnership, Madrasah Berbasis Pesantren, dan Madrasah Model)”.

Dari angkatan kuliahnya di Program Doktor (S3) Manajemen Kependidikan PPs Unnes tahun 2013, Aji mengaku baru ia yang sudah melaksanakan ujian terbuka dan ia mendapatkan IPK 4,0.

Dalam ujiannya tersebut, Aji mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum (Ketua), Prof. Dr. Achmad Slamet, M.Si (Sekretaris), dengan para anggota sebagai berikut (1) Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum (Promotor), (2) Prof. Dr. Wasino, M.Hum (Lo-Promotor), (3) Prof. Dr. Rusdarti, M.Si (Anggota Promotor), (4) Prof. Dr. Fatah Syukur, M.Ag (Penguji Eksternal), (5) Prof. Dr. Haryono, M.Psi (Penguji), (6) Prof. Dr. rer nat Wahyu Hardyanto (Penguji), dan (7) Dr. Titi Prihatin, M.Pd (Penguji).

Aji Sofanudin, dalam riwayat pendidikannya, menempuh Pendidikan Sarjana (S-1) pada Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang lulus tahun 2002. Pendidikan Pascasarjana (S-2) konsentrasi Islamic Researchpada Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta lulus tahun 2009.

Usai ujian, Prof Dr Fathur Rokhman MHum Ketua Sidang yang juga Rektor Unnes, mengatakan bahwa capaian doktoral Aji Sofanudin sangat menginspirasi. Sebab, dari semua nilai kuliah dipadukan nilai ujian tertutup dan terbuka, hasilnya sangat memuaskan.

“Saudara Aji Sofanudin dinyatakan lulus sebagai doktor pendidikan. Jadi gelarnya sudah ditambah Dr Aji Sofanudin SPdI MSI. Aji Sofanudin tercatat sebagai doktor yang ke 238 sebagai lulusan Unnes. Dan doktor ke 160 dari prodi Manajemen Kependidikan Unnes,” ujar Prof Fathur.

Ada beberapa catatan yang disampaikan orang nomor satu di kampus konservasi tersebut kepada prestasi Aji Sofanudin. “Pertama, masa studi 3 tahun 4 bulan. Kedua, nilai mata kuliah A semua. Nilai ujian disertasi tertutup A, dan nilai ujian terbuka hari ini, nilai A. Dengan demikian, IPK 4,0 dengan predikat cumlaude,” lanjut Rektor.

Rektor juga membeberkan, bahwa Aji Sofanudin menjadi inspirasi bagi mahasiswa S3 yang belum lulus. “Mas Aji ini doktor tercepat selesainya. Meskipun sibuk, tapi tetap berkarya. Ia juga manten anyar, ulang tahunnya dua hari lagi,” papar guru besar asal Banyumas tersebut.

Dalam promosi itu, hadir Dr. Ahwan Fanani, MAg dosen UIN Walisongo, Muhammad Hakim Junaedi MAg Komisioner KPU Jateng dan mewakili KAHMI Jateng, Dani Muhtada, Ph.D dosen Unnes, Dr. Lianah, M.Pd Wakil Dekan Fakultas Saintek UIN Walisongo Semarang, perwakilan Balai Litbang Semarang, Hj. Mutiah Pengasuh Ponpes Bina Insani, kepala sekolah yang dijadikan penelitian, Hakim Alif Nugroho Ketua Umum HMI Cabang Semarang, teman kuliah, sejumlah peneliti dan akademisi yang hadir.  (Red.HP).

Penulis : jurnalis HJNet Semarang
Editor   : Sarwo Edy

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 + 5 =