Salah Satu Korban Pembunuhan Di Pulo Mas Sudah Dimakamkan Di Pegiringan

0
2369
Pemakaman salah satu korban pembunuhan sadis di Pulo Mas Jakarta Dimakamkan Di desa Pegiringan

Pemalang, Harian Pemalang – Seorang dari enam korban pembunuhan sadis di Pulo Mas, Jakarta berasal dari Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Seperti yang dilangsir dari radartegal. com, korban dimakamkan di kampung halamnya di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (28/12) siang. Pemakaman Sugianto (48), warga Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang diiringi isak tangis istri dan keluarganya.

Korban merupakan sopir keluarga Dodi Triono yang menjadi salah seorang korban meninggal dunia dalam tragedi berdarah tersebut. Menurut keterangan keluarga, korban sempat akan pulang untuk memperbaiki rumah.

Darumi (46), istri korban, menuturkan korban sudah empat tahun menjadi supir keluarga Dodi di Jakarta. Menurutnya, keluarga mendapatkan kabar suaminya meninggal dunia dari berita di televisi.

“Sebelum kejadian, pada Senin siang saya mendapatkan firasat yang tidak mengenakan tentang kabar suami saya yang berada di Jakarta. Saat kontak terakhir, suami saya mengatakan kalau dirinya akan pulang untuk memperbaiki rumahnya,” kenangnya.

Menurut Darumi, selama kurang lebih empat tahun suaminya bekerja menjadi sopir, pihak keluarga Dodi Triono sangat baik kepada keluarganya. Dodi, sang majikan, juga sering membantu kebutuhan keluarga sugiyanto di kampung saat membutuhkan pertolongan.

“Saya meminta kepada pihak kepolisian agar secepatnya menangkap para pelaku dan menjatuhkan hukuman yang setimpal,” tuturnya.

Sementara itu, dari informasi yang berhasil dihimpun, jenazah korban sampai di rumah duka pada Rabu siang dan langsung dibawa ke pemakaman desa yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumahnya.

Rumah duka juga masih tampak ramai didatangi kerabat dan tetangga terdekat untuk menyampaikan duka cita dan berdoa.Sugianto meninggalkan dua orang putri yaitu Dewi (9) dan Lela (2).

“Rencananya, keluarga juga akan melakukan doa tahlil selama tujuh hari kedepan,” ungkap salah seorang kerabat korban. (Red.HP)

Foto by Desa Pegiringan (trim)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × one =