Kades Jatirejo, Kecamatan Ampelgading Dilaporkan Ke Tim Saber Pungli

2
3028
Romadlon Ketua Koordinator Forum Warga Jatirejo Peduli

Pemalang, Harian Pemalang – Sejumlah warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah yang mengatas namakan Forum Warga Jatirejo Peduli (FWJP) baru-bari ini melaporkan Kepala Desanya Asnawi ke Tim Saber pungli terkait dengan proyek operasi nasional program agraris (Prona)

Romadlon Koordinator Forum Warga Jatirejo Peduli(FWJD) ketika di wawancarai di sekertariat FWJD yang beralamat di Warung Aroma Sholawat jln. Raya Pantura, Desa Jatirejo, No: 1 (sebelah timur pom bensin) Comal baru , Kecamatan Ampelgading   menyampaikan, “pertama tahun 2016 Desa Jatirejo mendapat proyek prona yang intinya bahwa program sertifikat masal tersebut tidak dipungut biaya, namun kenyataannya dalam pelaksanaan dilapangan telah terjadi pengutan liar yang dilakukan oleh oknum penyelenggaraan pemerintahan desa Jatirejo yang besar kecilnya beragam dimulai dari Rp 300.000 (tiga ratus ribu) sampai Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus) dan ini sangat bertentangan dengan sosialisasinya tentang program tersebut.”.

Dilanjutkan olehnya, sehubungan dengan hal tersbut maka kami selaku warga desa Jatirejo yang  mengatas namakan Forum Warga Jatirejo Peduli(FWJD)  melaporkan perihal tersebut ke Tim Saber Pungli Pusat  dan diterima pada tanggal, 9 November 2016 dengan tembusan berbagai instansi penegak hukum di Kabupaten Pemalang.

Lebih lanjut Romadhon juga mengatakan, dugaan  pungli yang dilakukan oleh Kepala Desa Jatirejo tidak terbatas hanya pada prona saja, tapi dilakukan pada obyek yang lain dan tentunya sangat merugikan warga. “Seorang warga desa Jatirejo melakukan jual beli tanah dan dimintain uang Rp 22.000.000 (dua puluh dua juta) dan itu dibuktikan dengan sebuah surat pernyataan dari korban,  sepuluh orang yang melaporkan adalah sebagian kecil saja, masih ada warga Desa Jatirejo lainnya yang mengalaminya serta mereka juga siap jika diundang oleh pihak yang berwajib menjadi saksi dugaan pungli yang dilakukan oleh Kepala desa Jatirejo Asmawi ,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Jatirejo Asmuni, ketika dikonfirmasi dikantornya pada Kamis (29/12/2016) terkait dengan dirinya dilaporkan ke saber pungli Oleh FWJD mengatakan, “Saya sudah tahu tentang laporan tersebut, pada intinya pelaporan ke tim saber pungli adalah hak warga negara, hak masyarakat, laporan tersebut bisa benar dan bisa tidak, kami aparatur pemerintahan desa berusaha semaksimal mungkin akan melayani masyarakat sampai layanan purna.” .

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP. R Haryo Setyo, SH, M.Krim melalui kepala unit 2 (dua) tipikor satresktim Ipda. Rusmanto, SH ketika dihubungi via ponselnya mengatakan, “memang benar ada seorang oknum kepala desa yang dilaporkan oleh warganya ke saber pungli pusat dan ditingkat Kabupaten Pemalang, Polres Pemalang yang menindak lanjutinya sekarang para saksi sudah kami undang melalu surat,” jelas Kanit Tipikor Rusmanto.( Red.HP)

Penulis : Joko Longkeyang

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − thirteen =