“Jeglongan Sewu” Paksa Forum Pejuang Petani Pemuda Pemalang Gelar Unjuk Rasa di DPRD Pemalang

0
308

Pemalang, Harian Pemalang – Pukul 10.30, Kamis (2/2) Forum Pejuang Petani Pemuda Pemalang dipimpin Andi Rustono menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Pemalang. Mengusung isue tentang keprihatinan masyarakat mengenai jalan rusak baik yang disebabkan oleh proyek jalan tol ataupun kerusakan jalan desa yang disebabkan oleh faktor lainnya, sehingga di sosial media pun ada joke atau meme tentang wisata baru di Pemalang “jeglongan sewu”.

Dalam orasinya Andi menjabarkan latar belakang aksi yang dipicu oleh keprihatinan masyarakat desa mengenai dampak yang ditimbulkan oleh proyek jalan tol. Baik berupa kerusakan jalan karena dilewatinya truk – Truk kapasitas besar ataupun pada sektor pertanian karena rusaknya ataupun terganggu sistem Irigasi, meningkatnya biaya operasional akibat jalan yang harus memutar ataupun dampak ikutan lainnya .

Pada prinsipnya, Forum Pejuang Petani Pemuda Pemalang sangat mendukung proyek nasional jalan tol, akan tetapi dampak yang ditimbulkan adanya proyek jalan tol tersebut perlu adanya penanganan dan penyelesaian yang jelas.

Oleh karena itu, Forum Pejuang Petani Pemuda Pemalang menuntut :
1. Segera inventarisir kerusakan infrastruktur jalan dan Irigasi pengairan dan harus ada penanggung jawab.
2. Segera perbaiki jalan rusak di desa-desa
3. Buatkan perjanjian permanen atas perbaikan jalan secara reguler maupun permanen pasca selesainya pembangunan jalan tol, antar pemerintah daerah dan pihak jalan tol
4. Bentuk tim terpadu
5. Pihak kepolisian dan pihak perhubungan untuk mengambil tindakan tegas terhadap angkutan yang melebihi tonase dengan kondisi kelas jalan.

Sekitar pukul 11.15 wib, Bupati Pemalang H.Junaedi beserta ketua DPRD Kabupaten Pemalang Agus Sukoco menemui pengunjuk rasa. Setelah itu perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh ketua DPRD Kabupaten Pemalang beserta komisi B dan Dinas terkait serta perwakilan dari Waskita Karya untuk mendengarkan aspirasi yang akan disampaikan di ruang rapat gedung DPRD Kabupaten Pemalang. (Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve − one =