Penting, Download Aplikasi Panic Button Sekarang

0
231
Saat mengambil apel pagi, Kapolsek Warungpring Polres Pemalang Jawa Tengah AKP Prisandi Tiar langsung pimpin Download bersama aplikasi Panic Button, Aplikasi berbasis android tersebut dapat di unduh atau di download langsung dari Google Play Store Android dari handphone android

Pemalang, Harian Pemalang – Terobosan Kapolda Jawa Tengah dengan mengembangkan Sistem Managemen Informasi Elektronik Kepolisian atau Smile Police, telah di paparkan di hadapan Presiden RI Ir. Joko Widodo pada tanggal 25 Januari 2017 di Jakarta. Hari Jum’at (3/2) Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan resmi melaunching program Smile Police ini.

Kebijakan dan terobosan Polda ini tentunya direspon baik oleh jajaran kepolisian ditingkat bawah. Saat mengambil apel pagi, Kapolsek Warungpring Polres Pemalang Jawa Tengah AKP Prisandi Tiar langsung pimpin Download bersama aplikasi Panic Button, Aplikasi berbasis android tersebut dapat di unduh atau di download langsung dari Google Play Store Android dari handphone android, Kamis (02/02/2017).

Panic Button adalah aplikasi yang merupakan bagian dari Smile Police.  “Panic Button merupakan aplikasi berbasis Android. Ketika pengguna menekan tombol panic, secara otomatis aplikasi ini akan mengirimkan alert dan titik koordinat pengguna ke Command Center Polda Jateng untuk selanjutnya akan didispatch kepada petugas yang berada paling dekat dengan lokasi untuk diberikan pertolongan.” Kata Prisandi

Akp Prisandi mengatakan dengan adanya program punic button ini maka bagi anggota polri wajib mendownload aplikasi ini untuk mengetahui keberadaan anggota saat bertugas dan untuk lebih mempercepat penanganan suatu kejadian yang memerlukan bantuan Polri, ungkapnya

Lebih lanjut Akp Prisandi mengatakan Masyarakat juga harus memiliki tombol panic button dengan mengunduh aplikasi “ Publick Panic Button Polda JTG “ di Playstore. Setelah mengetuk tombol SOS sebanyak tiga kali, sinyal SOS akan di terima oleh Command Center Polres yang akan merespon dengan mendatangkan anggota Polisi terdekat. Mengapa harus tiga kali, karena untuk mengantisipasi tidak sengaja tersentuh. (Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × one =