Muspika Ulujami Respon Pengerusan Sungai Comal Di Desa Pesantren

0
260

Pemalang, Harian Pemalang – Warga di bantaran kali Comal Terutama di Desa Pesantren diingatkan oleh Muspika Ulujami agar tetap waspada. Intensitas hujan yang tinggi sewaktu-waktu dapat menyebabkan sungai Comal meluap, apalagi di Desa Pesantren yang saat ini sudah terkena erosi.

Baca Juga:
https://harianpemalang.com/2017/02/22/gerusan-erosi-sungai-comal-khawatirkan-pemukiman-di-desa-pesantren/.

Guna memastikan keselamatan warga, Muspika Ulujami dipandu Kepala Desa Pesantren meninjau wilayah bantaran kali comal yang membahayakan warga ketika sewaktu terjadi banjir.

” Rw 04 Dusun Pesagaran, RW 05 Dusun Pesantren Timur, RW 06 Dusun Pesadean, RW 07 Dusun Sidomulyo adalah dusun yang paling sering terkena luapan air sungai Comal. Pemerintah Desa (pemdes) beserta warga sudah berusaha mengatasi dengan cara membuat tanggul untuk menangkal air walaupun itu kurang membantu,” ujar Sri Rokhmawati Kades Pesantren ketika meninjau lokasi desanya yang erosi pada Rabu (22/2/2017).

Sri Rokhmawati mengatakan, desa yang dipimpinnya sudah mengajukan usulan melalui musrenbangdes yang dilanjutkan melalui musrenbang kecamatan tetapi tidak masuk dalam sekala prioritas karena kurang dukungan dari desa lain.

Selain melalaui musrenbang desa juga sudah berupaya membuat proposal untuk diajukan ke instansi terkait, baik tingkat Kabupaten maupun tingkat propinsi namun sampai sekarang belum ada kejelasannya. “Upaya yang kami lakukan sekaran ini adalah menggerakan masyakarat untuk kerja bakti membuat tanggul dengan menggunakan bambu ditanam dan untuk sementara cukup berhasil,” tambah bu Kades Pesantren.

Senada dengan Kades Pesantren, Camat Ulujami, Drs. Yanuariu Nitbani prihatin melihat kondisi erosi sungai Comal yang mengancam tanah dan pemukiman warga.

“Kami sangat prihatin dengan keadaan yang semacam ini, namun ini faktor alam, dimana Desa Pesantren bisa terkena erosi oleh banjir sungai Comal sehingga sekarang ini separoh lapangan sepakbola juga sudah hilang. Bahkan ada rumah punduduk yang tinggal beberapa meter dari bibir sungai Comal. Oleh karena itu kami minta semua warga yang berada di sungai Comal harus tetap warga terutama ketika hujan datang,” ujar Camat Ulujami.

Yanuar berjanji akan menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang, agar segera berusaha mengatasi hal tersebut agar tidak menimbulkan korban, serta akan meminta pihak pihak terkait untuk dapat membantu.

” warga juga harus tetap tenang, bekerja seperti biasanya , dan apabila terjadi hal-hal yang tidak diingin agar segera melakukan evakuasi kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. ” harapan Yanuar kepada masyarakat desa Pesantren.

Peringatan lapangan ini, Camat Comal didampingi pula oleh Polsek Ulujami AKP, Bowo Widiyamnto, dan Kasi Trantib Mubibin. (Red.HP)

Penulis : Joko Longkeyang
Editor : Sarwo Edy

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × two =