Relawan Peduli Kemanusiaan Jawa Tengah Bedah Rumah Janda Tuna Wicara

0
174
Warga masyarakat Klareyan dan tim Relawan Peduli Kemanusiaan mereka rumah Warsiyah janda Tuna Wicara

Pemalang, Harian Pemalang – Warsiyah janda tua penyandang tuna wicara, saat ini lega karena rumah mau roboh yang ditempatinya, direhab (dibedah) oleh warga bersama-sama Tim Relawan Peduli Kemanusiaan Jawa Tengah, Jum’at (24/2)

Rehab rumah Warsiyah yang beralamat RT:03/RW:01 Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah merupakan bedah rumah ke 11 yang dilaksanakan oleh tim Relawan Peduli Kemanusiaan Jawa Tengah.

Menurut Tarto Budi Harsono, ketua Relawan Peduli Kemanusiaan (RPK) Jawa Tengah respon masyarakat desa Klareyan, pemerintah desa Klareyan serta para dermawan sangatlah cepat dan antusias.

” Kami tidak membedakan masyarakat mana yang akan kami bedah (perbaiki) rumahnya asal ada data yang masuk, kemudian kami akan menindak lanjuti dengan masyarakat dan pemerintahan setempat untuk membicarakan waktu pelaksanaan, tekniknya bagaimana agar semua berjalan singkron dengan masyarakat setempat,” ujar Tarto disewa selalu pelaksanaan bedah/rehab rumah ini.

Lebih lanjut Tarto mengatakan, untuk pelaksanaan bedah rumah Wasriyah ini pelaksanaannya sangat istimewa. Hal ini terlihat dengan cepat warga masyarakat menanggapi rencana bedah rumah secara antusias yang dibuktikan dengan kesigapan warga setempat dengan mengerahkan tukang yang banyak. Penggalangan dana dari masyarakat sampai saat ini telah mencapai Rp.2.200.000 (Dua juta dua ratus rupiah).

Selamatan sederhana sebelum melaksanakan gotong royong bedah rumah di Klareyan

Berbekal dana yang terkumpul dan semangat gotong royong yang ada, Tarto yakin bedah rumah Wasriah akan cepat selesai.

Senada dengan ketua RPK, Endar salah seorang tokoh masyarakat Desa Klareyan ketika ditemui di lokasi bedah rumah mengatakan dengan bergotong royong sebagai warisan luhur bangsa, maka permasalahan yang dihadapi oleh warga yang kurang beruntung dapat segera diatasi.

“Gotong royong merupakan warisan nenek moyang kita, dengan gotong royong semua persoalan bisa kita atasi, termasuk seperti bedah rumah sekarang ini yang dilakukan oleh warga setempat, dengan dimotori oleh RPK Jawa Tengah sehingga bedah rumah bisa terlaksana,” ujar Endar.

Tokoh masyarakat Klareyan lainnya, Abdul Kadir berpendapat bahwa ini merupakan contoh kepedulian sosial lingkungan masyarakat sekitar, sebuah cermin agar kita tetap memegang teguh nilai-nilai agama dimana kita harus bisa membantu sesama yang kurang beruntung.

“Alhamdulillah bekerja sama dengan Relawan Peduli Kemanusiaan Jawa Tengah bedah rumah ibu Wasriyah bisa kami laksanakan, dan berharap kepada siapapun yang tergerak hatinya untuk bisa menyisihkan rezekinya untuk membantu bedah rumah ini dengan tangan terbuka kami siap menyalurkannya.” pesan Abdul Kadir kepada tetangga maupun dermawan lainnya.

Penulis : Joko Longkeyang
Editor : Sarwo Edy

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 + nineteen =