WR. Soepratman Festival, Menuju Romansa Purworejo 2020

0
360

Purworejo, Harian Pemalang – Romansa Purworejo 2020 sebagai tahun kunjungan wisata di Purworejo tinggal 3 tahun, kedepan sudah menjadi tujuan oleh berbagai pelaku wisata di Purworejo, salah satunya yang saat ini sedang berbenah adalah Desa Wisata Somongari yang berada 12 km sebelah Tenggara kota Purworejo, terletak di Perbukitan Menoreh bagian Selatan.

Salah satu potensi Wisata yang sedang dipromosikan selain Curug Silangit adalah Memorial House WR Soepratman. WR Soepratman dilahirkan di Somongari tanggal 19 Maret 1903 adalah figure besar dan terkemuka dan penting di eranya bahkan hingga masa kini untuk Indonesia.

Dan dalam waktu dekat Karang Taruna Somongari, Badan Pengelola Pariwisata Somongari dan ForumDiskusi Srawung Budaya Nusantara akan menyelenggarakan event besar untuk memperingati hari kelahiran seorang maestro besar, komponis , jurnalis yang harapannya adalah agar mampu mentransfer semangat juang ke generasi penerus.

selain itu sebagai ajang untuk menginggatkan generasi muda agar lebih dapat mengingat sejarah bahwa WR Soepratman tidak hanya Pahlawan Nasional kelahiran Somongari tetapi juga sebagai inspirator untuk menghasilkan sebuah karya yang dapat mengharumkan nama Bangsa.

Event yang bertajuk ‘FESTIVAL WR SOEPRATMAN” ini rencana akan diselenggarakan mulai tanggal 18 Maret hingga 28 Maret 2017.

Seperti yang disampaikan Hary Yudhistira, ketua Karang taruna Desa Somongari bahwa event ini diagendakan setiap tahun sekali, sedikit berbeda dengan penyelenggaraan event-event tahun sebelumnya , di tahun 2017 ini event ini dibuat lebih besar.

Selain Fun Walk pada tanggal 19 Maret dengan konsep jalan santai menyusuri Desa Wisata Somongari dan akan dihibur oleh O.M New Zakaria Somongari dan pembagian Doorprize, Festival WR Soepratman ini juga akan dibagi beberapa segmen diantaranya WR Soeprtaman Film Festival, Thunderous Music Colaboration, WR Soepratman Oncor Festival, WR Soepratman Jazz Festival, Somongari Top Canvas, Srawung Budaya Great Forum, Somongari Food Court dan Kenduri Budaya dari tanggal 25-28 Maret 2017.

Semua kegiatan dipusatkan di halaman Balai Desa Somongari. Hary juga menambahkan bahawa event ini melibatkan pelaku kesenian yang ada di desa Somongari maupun di luar wilayah Somongari.

Bahkan ada beberapa sanggar tari dari Purworejo termasuk dari ISI Yogyakarta sudah siap untuk terlibat dalam kegiatan ini.

Pada kesempatan lain, Catur Asmaragama salah satu penggagas lahirnya Srawung Budaya Nusantara menambahkan bahwa event ini adalah kerja sama kali pertama antara Komunitas Srawung Budaya dengan Karang taruna Somongari, walaupun pada tahun 2016 sempat bekerja sama dengan bendera Komunitas Teater Purworejo.

Srawung budaya sendiri adalah sebuah sebuah forumdiskusi yang peduli dengan dinamika kehidupan kebudayaan Nusantara, mengkaji, membuat gagasan –gagasan dan mengaplikasikannya dalam berbagai bentuk kegiatan maupun gerakan demi kelestarian dan kebermanfaatan budaya itu sendiri.

Catat juga menambahkan bahwa WR Soepratman adalah sebagai Simbol dari semangat harmoni keindahan budaya dan pekerti bangsa Indonesia dan semangat inilah yang akan dibawa untuk persembahan generasi ini dan generasi masa depan Indonesia.

Saat ini kepanitiaan sudah mempersiapkan event ini mulai dari menyiapkan fasilitas seperti akomodasi homestay khas Somongari, berbagai kuliner asli Somongari, UMKM, ojek wisata, ontel wisata termasuk pemandu wisata lokal yang akan menyambut para wisatawan untuk hadir memeriahkan event Festival WR Soepratman ini,

Harapannya ke depan event ini bisa menjadi warna baru event budaya, seni dan wisata lokal yang tentu multifler effectnya adalah meningkatkan kesejaheteraan masyarakat di Desa Somongari, mengangkat potensi wisata lokal daklambingkai semangat kepahlawanan WR Soepratman ,sang maistro Indonesia. (Red.HP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × three =