Cyber Threat Alliance Memperluas Misi

0
39

Jakarta, Harian Pemalang – Cyber Threat Alliance (CTA), Kamis (9/3) mengumumkan perintah yang disampaikan Michael Daniel sebagai presiden pertama organisasi dan penetapan resminya sebagai badan yang tidak mencari profit. Sebagai tambahan, para anggota pendiri, Fortinet® (NASDAQ: FTNT), Intel Security, Palo Alto Networks (NYSE: PANW), dan Symantec (NASDAQ: SYMC) hari ini mengumumkan penambahan Check Point® Software Technologies Ltd. (NASDAQ: CHKP) and Cisco (NASDAQ: CSCO) sebagai anggota pendiri aliansi baru. Keenam anggota pendiri telah berkontribusi dalam pengembengan automated threat intelligence sharing platform baru untuk bertukar data mengenai ancaman yang dapat ditindak lanjut, sehingga menggerakkan lebih jauh lagi misi CTA dalam upaya yang terkoordinasi untuk melawan musuh cyber.

CTA Diformalisasi sebagai Kesatuan Non-Profit yang Independen

Didirikan dan secara aktif berbagi kecerdasan ancaman dari 2014, CTA telah berkembang menjadi sebuah organisasi independen dengan Michael Daniel sebagai presidennya dan sebuah Direksi terdiri dari keenam anggota pendiri, Check Point, Cisco, Fortinet, Intel Security, Palo Alto Networks dan Symantec. Daniel memberikan keahlian yang luas kepada CTA dalam mengembangkan kerjasama cyber yang strategis dan program yang menjangkau sektor swasta dan publik, juga negara lain untuk membangun solusi keamanan yang paling efektif. Tindakan CTA menjadi kesatuan inkorporasi menandakan komitmen para pemimpin industri untuk bekerja bersama untuk menentukan metode paling efektif dalam berbagi data ancaman yang terautomatisasi dan beranekaragam serta untuk membuat kemajuan bersama dalam perlawanan terhadap serangan cyber yang canggih.

Sedari awal, CTA telah secara rutin bertukar informasi mengenai botnnets, mobile threats dan indicators of compromise (IoCs) terkait dengan advanced persistent threats (APTs), dan advanced malware samples. Tonggak penting dari usaha kooperatif CTA memecahkan kode CryptoWall version 3, salah satu seri ransomware yang paling menguntungkan di dunia, dengan total tebusan yang melebihi 325 juta dollar Amerika. Riset dan penemuan CTA mendorong para kriminal cyber untuk mengembangkan CryptoWall version 4, yang juga diungkap CTA sehingga serangan tidak terlaludan berhasil, dan memvalidasi kekuatan dari cooperative threat intelligence sharing CTA.

Usaha-usaha yang terkoordinasi ini membuktikan bahwa seluruh anggota CTA percaya pada perlindungan common good of the Internet dengan saling berbagi intelijen untuk melawan serangan cyber global yang canggih. Dengan menyatukan para kompetitor industri untuk memberikan kontribusi yang unik dalam hal pengetahuan mengenai ancaman, CTA membangun gambaran yang komprehensif mengenai para pelaku ancaman. Dengan pemahaman yang diperkaya dan perlindungan yang ditingkatkan terhadap serangan global, para anggota dapat melindungi pelanggan lebih baik lagi pada waktu yang sebenarnya dan memprioritaskan sumber yang dimiliki berdasarkan pengetahuan kolektif.

Information Sharing Platform Mengotomatisasi Kolaborasi untuk Intelijen Ancaman yang Kontekstual

Dengan pembangunan bersama dari keenam anggota pendirinya setahun belakangan ini, platform baru CTA mengotomatisasi pembagian informasi dalam waktu yang hampir sebenarnya untuk menyelesaikan masalah dari pendekatan-pendekatan yang terisolasi dan manual terhadap kecerdasan ancaman. Platform ini mengorganisasikan dan membuat struktur informasi ancaman ke dalam Adversary Playbooks, dengan mengumpulkan semua hal yang berhubungan dengan kampanye serangan spesifik secara di suatu tempat untuk meningkatkan nilai kontekstual, kualitas, dan kegunaan dari data tersebut. Pendekatan inovatif ini mengubah intelijen yang abstrak tentang ancaman menjadi perlindungan real-world yang dapat ditindaklanjuti, sehingga para anggota dapat mempercepat analisis informasi dan penggunaan intelijen tersebut ke dalam produk masing-masing.

Untuk membantu keberlanjutan kolaborasi dan memberi insentif untuk data ancaman yang berarti, platform CTA yang baru mengharuskan para anggotanya untuk mengotomatisasi kontribusi intelijen mereka, mencapai kontribusi minimum setiap hari, dan memberi imbalan atas intelijen yang kontekstual dan unik. Para anggota pada akhirnya akan dihargai dengan level akses yang lebih besar berdasarkan nilai dan volume informasi yang telah mereka berikan.

Selain misi utama mewujudkan coordinated information sharing, CTA juga merupakan asosiasi perdagangan pertama dalam industri ini yang dirancang oleh dan secara khusus untuk para praktisi keamanan cyber. Dengan mewakili suara kolektif dari para pemimpin industri, CTA berkomitmen untuk membantu membentuk praktik terbaik industri dan terus memastikan bahwa keamanan paling efektif diberikan kepada pelanggan individual dan organisasi-organisasi di seluruh dunia. (Red.HP)

Penulis: kiriman Zetharinesia Rizky
Beyond Communication
+62812 9142 7702
zetha@beyondcommunication.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + 7 =