Kawula Pustaka Mejagong, Mencerdaskan Generasi Penerus Dengan Perpustakaan Bergerak

0
172
Salah satu Relawan Kawula Pustaka Mejagong ketika menggelar Buku-buku dalam perpustakaan bergerak

Pemalang, Harian Pemalang – Kecintaan pada negeri untuk turut serta berperan dalam memajukan bangsa Indonesia ini diungkapkan dengan berbagai cara. Salah satunya sekelompok pemuda asal Desa Mejagong, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang yang turut serta mencerdaskan anak bangsa dengan membuat perpustakaan bergerak.

Berawal dari sebuah intensitas diskusi kecil yang diprakarsai oleh Komunitas Peduli Sosial “Enyong Mejagong”, serta didorong pula oleh kebutuhan masyarakat akan wadah yang mengayomi putra-putri mereka, terciptalah satu gagasan untuk mendirikan perpustakaan/taman bacaan masyarakat yang diberi nama “KAWULA PUSTAKA”.

Gagasan ini merupakan bentuk tanggung jawab dalam melakukan rekayasa sosial demi tercapainya peningkatan mutu pendidikan di masyarakat.
Berjalannya waktu, peningkatan minat baca Masyarakat terutama generasi penerus naik, namun tidak begitu signifikan. Oleh karena itu sistem perpustakaan (Taman Bacaan) yang menetap di evaluasi menyeluruh dan kesimpulan akhirnya membuat perpustakaan bergerak (perpustakaan keliling).

Kiki Tri Buono atau biasa disapa Mas Kiki, merupakan pemilik rumah yang dijadikan tempat perpustakaan dan salah satu pengurus serta pegiat Perpustakaan Bergerak.
Melalui jaringannya beberapa kawan di dunia maya, Mas Kiki mulai mencoba melakukan hal yang sama dengan kawan di luar daerah, yaitu dengan cara menyebarkan virus membaca lewat perpustakaan bergerak.

Perpustakaan Kawula Pustaka yang berdiri sejak oktober 2016 lalu dan mulai melakukan perpustakaan bergerak awal tahun 2017.

Banyak relawan yang membantu dalam perpustakaan bergerak ini, namun dalam kepengurusan inti baru ada 3 orang yang benar-benar intens dalam perpustakaan ini.

Menurut Wildan Salami, salah satu penggiat dan relawan Kawula Pustaka menuturkan pada awalnya Pertama kali kawula pustaka mendapat bantuan 50 buku dari penerbit yang berada di yogyakarta. Selanjutnya donasi buku yang berasal dari pihak-pihak yang peduli sampai saat ini kawula pustaka mengkoleksi hampir 350.

Sebelum buku dibawa untuk berkeliling, Relawan Kawula Pustaka memilah milah judul buku yang akan di sesuaikan dengan tempat yang akan dituju.

Sasaran pembaca kawula pustaka, generasi penerus (anak-anak). Karena mereka masih mempunyai waktu luang yang begitu banyak. Setiap Hari Senin, Selasa, Kamis dan Jum’at, relawan perpustakaan bergerak menggelar buku bukunya di tempat-tempat ramai khususnya banyak anak-anak yang datang misalnya di Taman Pendidikan Quran di Ponpes yg ada di desa Mejagong.

Disamping itu Mulai 19 Februari 2017, Kawula Pustaka setiap minggu memberi pelatihan menggambar bagi anak-anak secara gratis.

Harapan Wildan dengan adanya perpustakaan bergerak ini adalah
menumbuhkan minat baca masyarakat dengan buku. Nyatanya era internet sekarang ini tidak semua hal bisa kita akses, dan tidak semua masyarakat tahu akan internet tersebut. Dan lewat perpustakaan kawula pustaka berharap kembali menumbuhkan generasi penerus dengan jiwa sosial yang tinggi lewat budaya ngumpul dengan teman-teman, namun tidak sekedar ngumpul, melainkan sambil membaca buku. (Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

four + fourteen =