Kesal Buruknya Manajemen, Pedagang Lempar Sayuran dan Buah

0
639

Pemalang, Harian Pemalang – Perkumpulan Pedagang Pasar Induk Buah dan Sayur Bangkit Sejahtera Pemalang, Rabu (29/3) pukul 08.30 sampai 10.30 Wib di halaman Komplek Pasar induk Buah dan Sayur Kabupaten Pemalang  mengadakan Aksi Dialog Mimbar Bebas. Aksi yang dilakukan Pedagang ini merupakan suatu reaksi dari permasalahan tata kelola pasar induk buah dan sayur.

Nur Pandi sebagai Ketua aksi dengan Suhirno selaku Koordinator lapangan (korlap) didukung sekitar 100 orang pedagang menyuarakan aspirasi mengenai buruknya tata kelola pasar induk tersebut.

Menurut Nurpandi dan kawan kawan berpendapat bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang seharusnya bijak dan adil dengan selalu mengakomodir kepentingan para pedagang buah dan sayur supaya kondisi pasar lebih baik, bersih tertata dan aman karena aspirasi para pedagang yang sudah disampaikan sejak pasar didirikan th 2009 namun tidak ada perbaikan sama sekali, pada infra struktur, management, adminisdtrasi dan penataan lingkungan yang lebih memadai serta melindungi kepentingan pedagang.

Dalam aspirasi yang disampaikan, bahwa pedagang yang melakukan aksi menghendaki agar problematika yang saat ini dihadapi yaitu agar pasar induk buah dan sayur yang ada di Kabupaten Pemalang sebagai satu-satunya khusus perdagangan buah dan sayur (holtikultura) yang ada di provinsi Jawa Tengah dapat berjalan secara dinamis di bawah pengelolaan langsung Pemerintah Kabupaten Kabupaten Pemalang melalui Diskoperindag Kabupaten Pemalang.

Pada kesempatan inj para pedagang meminta kepada pejabat yang berwenang agar mengambil kebijakan strategis untuk mendukung upaya mereka dalam mewujudkan pasar dengan tata kelola yang baik, bersih, aman, tertib serta mendukung pendapatan daerah sebagai sarana pembangunan simultan dan berkeadilan sosial, sehingga tidak berpotensi pada permasalahan hukum.

Aspirasi tersebut disampaikan oleh Nurpandi selaku Ketua Paguyuban , Supri dan Eko selaku anggota, mereka mewakili para pedagang buah dan sayur yang ada di Pasar Pemalang. Selama berlangsungnya kegiatan tersebut telah hadir petugas dari Kepolisian (gabungan Polres dan Polsek)  serta instansi terkait lainnya untuk mengamankan jalannya aksi tersebut, sehingga berjalan aman, tertib dan kondusif, dalam aksinya mereka menggunakan alat peraga : Panggung, Sound System dan spanduk.

Sebelum mengakhiri aksi damai pengunjuk rasa juga melemparkan sayuran dan buah ke atas sebagai bentuk kekesalan terhadap pengurus pasar buah dan sayur yang lama

“Mimbar bebas diharapkan bisa sampai kepada pejabat yang berwenang dan ditindak lanjuti sebagaimana harapan para pedagang buah dan sayur.” Ujar Akp Tarhim, S.H (Red.HP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + 7 =