Anak Mejagong Tidak Mau Kalah, Peringati Hari Buku Sedunia 2017

1
205

Pemalang, Harian Pemalang –
Peringatan Hari Buku Sedunia 2017 atau dikenal world book day 2017 juga di peringati oleh anak-anak di Desa Mejagong, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Sabtu (23/4)

Perpustakaan Kawula Pustaka Mejagong mengajak anak agar  meningkatkan kegemaran membaca, dengan peserta berasal dari anggota pelatihan belajar menggambar bersama dan anak-anak dilingkungan kawula pustaka Mejagong.

Bertempat di Taman Baca Menggambar (TBM) Kawula Pustaka, kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB.

Menggunakan momentum Hari Buku Sedunia, penggiat kawula pustaka menyadari sangat pentingnya membaca terutama bagi kalangan anak-anak.
Seperti yg telah diketahui, Kawula Pustaka merupakan salah satu bentuk kegiatan dari kelompok muda-mudi Enyong Mejagong .

Baca juga :
https://harianpemalang.com/2017/03/10/kawula-pustaka-mejagong-mencerdaskan-generasi-penerus-dengan-perpustakaan-bergerak/

Peringatan hari buku ini, diisi dengan pengenalan sejarah hari buku sedunia yang  dibacakan oleh penggiat pustaka Kawula muda, kemudian anak-anak diajak untuk menuliskan apa yang disampaikan oleh pemateri.

Disamping itu, disampaikan  pula mengenai perjalanan terbentuknya Kawula Pustaka Mejagong, apa tujuan dan kegiatan yang dilakukannya. Seperti yang di sampaikan oleh Nurohman, CEO dari enyong mejagong yang juga pengurus kawula pustaka menjelaskan bahwa peringatan hari buku sedunia merupakan momentum tepat untuk lebih memperkenalkan media baca kepada masyarakat.

Sepaham dengan Nurohman, Wildan Salami yang juga pengurus enyong mejagong dan kawula pustaka menegaskan bahwa di awal berdirinya perpustakaan kawula pustaka mejagong sudah membuktikan bahwa minat baca masyarakat tidaklah rendah, dibuktikan dengan jumlah perputaran buku yang  mencapai 20 buku setiap harinya.

Di hari buku sedunia ini Kawula Pustaka Mejagong menunjukan bahwa minat baca buku masyarakat tidaklah rendah, namun disisi lain, distribusi serta pengadaan buku yang hingga saat ini masih mengalami kendala.

Wildan mempertanyakan terhadap lembaga survei yang menyatakan bahwa minat baca buku masyarakat Indonesia rendah? Dari mana hasil survei tersebut.

Diakhir acara anak-anak diminta menuliskan harapan untuk dunia
literasi di Pemalang ini. (Red.HP)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × five =