PSIP Ungguli Persekat 3-1 dalam Laga Kandang Liga 3 PSSI

0
554

Pemalang, Harian Pemalang – Setelah meraih point 7 dengan menang 2 kali, seri sekali dan kalah 1 kali, dalam Laga kandang liga 3 PSSI, PSIP Pemalang menjamu tamunya Persekat Kabupaten Tegal, di Stadion Mochtar, Rabu (3/5).

Setelah peluit kick off anak asuhan Anjar Jambore Widodo langsung menggebrak pertahanan Persekat. Serangan ke jantung pertahanan Persekat cukup intens, terutama dari sayap kiri, akan tetapi Dedi Purwanto nomor 11 beberapa kali kena jebakan off side. Akhirnya perjuangan anak-anak PSIP membuahkan hasil ketika Ahmad Faizin diganjal dikotak pinalti dan di eksekusi dengan sempurna oleh kapten PSIP Fauzan Fajri N pada menit 21. Setelah memasukkan 1-0, anak-anak PSIP selalu bermain keras dengan menekan Persekat, sehingga memaksa kiper Dwi Kurnia (Persekat) memungut bola setelah terjadi kemelut di depan gawang Persekat yang dimanfaatkan dengan baik oleh Aldi Auksi pada menit 31. Sampai turun minum kedudukan tetap 2-0 untuk PSIP Pemalang.

Pada babak kedua, kedua kesebelasan saling menyerang dan bermain imbang, banyak peluang peluang yang tercipta bagi kedua kesebelasan walaupun peluang yang tercipta lebih banyak PSIP. Akhirnya kebuntuan dapat di jebol oleh Dedi Purwanto pada menit ke 61.

Ketinggalan 3-0 oleh PSIP Pemalang, Persekat Kabupaten Tegal tidak langsung menyerah. Kesalahan yang dilakukan pemain belakang PSIP dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Supriatna yang memaksa Ponco Sugianto harus mengambil bola ke gawang.

Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Syauqi Patria S dari Semarang, mengeluarkan 5 kartu kuning, 3 untuk tuan rumah Pemalang dan 2 untuk tamu Persekat Kabupaten Tegal.

Pelatih kepala Persekat menyayangkan keputusan wasit yang di nilai menguntungkan pihak tuan rumah.
“Pertandingan berjalan imbang tetapi faktor wasit kayaknya cenderung membela tuan rumah. Mulai keputusan pinalti pada gol pertama maupun pelanggaran-pelanggaran yang harusnya ada kartu merah.” ujar pelatih kepala Persekat Kabupaten Tegal Adi Santoso.

Akan tetapi Adi Santoso secara fair mengakui keunggulan PSIP Pemalang. “Persekat mengakui bahwa pemain Pemalang lebih siap, lebih bagus. Intinya Pemalang bermain bagus dan kompak. ” ujar Adi.

Sedangkan pelatih kepala PSIP Pemalang, Anjar Jambore Widodo mengapresiasi basil yang dicapai oleh anak buahnya dan kedepannya minta anak-anak tetap fokus disetiap pertandingan.

” Hasil sesuai harapan. Akan tetapi adanya satu gol (lawan) yang tidak saya harapkan yang sebenarnya tidak terjadi kalau kita fokus. Tetapi apapun hasilnya, pemain patut diapresiasi.” ujar Anjar.

Dengan kemenangan ini, PSIP mendapat angka 10 sama seperti Persekap Kabupaten Pekalongan yang juga mengkantongi angka 10. (Red.HP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 − 1 =