Desa Berdaya Menuju Masyarakat Mandiri

0
148

Pemalang, Harian Pemalang Banyumudal merupakan salah satu dari 10 desa di Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang. Mempunyai 5 dusun, 10 RW, dan 81 RT. Secara geografis Desa Banyumudal memiliki luas wilayah 915.001 ha/m2, ketinggian 630 meter di atas permukaan laut. Jarak desa ke pusat pemerintahan kabupaten sekitar 45 km,  jarak ke ibukota provinsi sekitar 174 km.  Dengan  jumlah penduduknya 15.665 jiwa.

Mata pencaharian masyarakat Desa Banyumudal banyak ragamnya, ada petani padi atau sawah, petani holtikultura peternak, buruh serabutan, dan PNS. Namun, tidak sedikit pula yang memilih pergi merantau keluar daerah, terutama ke Jakarta.

Saat Relawan Inspirasi Rumah Zakat setempat, Tairi Irfanudin berbincang-bincang dengan beberapa warga, mereka menjelaskan alasan menjadi perantau.

“Demi anak istri mas, kami harus berjuang walau jauh dari keluarga,” jelas Saefudin, salah satu warga RT 04 RW 07 Simadu Banyumudal.

Di sisi lain, mereka sesungguhnya telah memikirkan, bagaimana caranya mempunyai usaha mandiri di desanya tanpa harus merantau. Inilah yang membuat seorang Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Tairi Ifanudin, merasa harus terlibat langsung dalam pemecahan masalah ini.

Hal tersebut sejalan dengan pemikiran Kepala Desa Banyumudal, Slamet Khaeli, bahwa warga Banyumudal harus maju secara ekonomi; harus mandiri, dan harus sehat. Hal ini sejalan dengan kehadiran Rumah Zakat di Desa Banyumudal tersebut.

Sebagai bukti keseriusan untuk bersinergi, Rumah Zakat bersama Kepala Desa Banyumudal menggelar acara Launching Desa Berdaya, Senin (22/5).

Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat seperti Ketua RW se-Desa Banyumudal, pengurus Bumdes, perangkat desa, Kelompok Ternak Ayam Japer, Kepala Desa Banyumudal Slamet Khaeli sendiri, serta Camat Moga, Drs. Abdul Rachman, Msi.

Dalam pengantar Launchingnya, Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Tairi Irfanudin, memaparkan bahwa Rumah Zakat sudah menjalankan sebuah program yaitu Motivasi dan Cerita di hari libur dengan peserta anak usia TK dan SD. Ini merupakan salah satu program Rumah Zakat yang bertajuk “Senyum Juara”.

“Kami juga akan melanjutkan program lain berupa kebun obat keluarga atau juga kebun gizi. Rencananya akan bekerjasama dengan Ibu-ibu PKK di Desa Banyumudal,” imbuh Tairi penuh semangat.

Selain itu, Rumah Zakat juga menggulirkan program “Mengaji Angkatan 45”. Yaitu belajar membaca Al-Quran bagi warga yang berumur 45 tahun ke atas.

Adapun di bidang kesehatan, Rumah Zakat akan memberikan bantuan kepada balita kurang gizi dan warga yang berusia lanjut, serta menyalurkan buku tulis gratis bagi anak SD/MI yang kurang mampu.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Desa Banyumudal Slamet Khaeli menyampaikan terima kasih serta menyambut baik kehadiran Relawan Inspirasi Rumah Zakat. Ia berharap, ke depannya Rumah Zakat bisa membantu meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan Desa Banyumudal.

“Jangan mengaitkan kegiatan ini dengan politik atau organisasi tertentu. Apa yang dibawa Pak Tairi ini adalah misi sosial, kemanusiaan, membangun warga menjadi mandiri, sehat, berprestasi.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Moga, Drs. Abdul Rachman, M.Si dengan guyonan khasnya mengingatkan warga untuk memanfaatkan stimulan kemandirian ekonomi dari Rumah Zakat berupa bantuan 2 ekor Ayam Japer betina.

Mengakhiri Launching Desa Berdaya, Camat Moga Bapak Drs Abdul Rachman,MSi dan Kepala Desa Bamyumudal Slamet Khaeli berkesempatan menyerahkan bantuan dari Rumah Zakat secara simbolis kepada 5 anggota Kelompok Ternak Ayam Joper. (Red.HP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 3 =