Penjual Toko Kelontong Di Semarang Sukses Berbisnis Digital Dengan Tapp Market

1
290
Agen Tapp Market Semarang, Pak Misbah memiliki omset puluhan juta rupiah dari modal usaha seratus ribu rupiah

Semarang, Harian Pemalang –  Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, jumlah wirausaha Indonesia baru mencapai 3,1% dari jumlah penduduk. Rasio ini masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia 5%, China 10%, Singapura 7%, Jepang 11% maupun AS yang 12%.

Salah satu industri yang sangat ini sedang didorong oleh pemerintah untuk menciptakan wirausaha baru adalah teknologi digital. Industri teknologi khususnya industri kreatif digital kemudian menjadi salah satu sektor yang mulai banyak digeluti masyarakat untuk mengembangkan diri dan menciptakan lapangan kerja baru.
Bisnis di bidang ini diprediksi akan semakin tumbuh dan berkembang lebih besar lagi. Sudah ribuan orang yang meraih kesuksesan dalam bisnis digital, salah satunya adalah menggunakan perangkat aplikasi.

“Tapp Market salah satu aplikasi marketplace yang sudah hadir di Kota Semarang diciptakan secara khusus untuk memenuhi tantangan ini. Di zaman serba digital seperti sekarang ini, memulai usaha tidak lagi sesulit dahulu, banyak perusahaan e-commerce hadir di Indonesia yang memberikan kemudahan untuk masyarakat yang berkeinginan memulai usaha”, ungkap Heru Setiawan, Area Manager Tapp Semarang.

Dalam hal ini, Pak Misbah yang awalnya hanya berjualan toko kelontong, telah melihat peluang berbisnis yang ditawarkan oleh Tapp Market. Beliau memulai usaha digitalnya dengan menjadi Agen Tapp Market bermodalkan uang seratus ribu rupiah. Berawal dari itu, Pak Misbah mulai menjual barang – barang yang ada di aplikasi Tapp Market. Selain menjual barang yang berbentuk fisik, Pak Misbah juga menjual produk non fisik seperti pulsa, kuota data, token listrik serta melayani PPOB (BPJS, PDAM, TV Kabel, pembayaran listrik, asuransi, dll).

Bersama Tapp Market, Pak Misbah dapat mengembangkan usaha jaringannya. Pada aplikasi Tapp Market, master agen bisa memiliki downline yang memiliki keuntungan berupa pasif income. Dari modal seratus ribu rupiah tersebut, Pak Misbah mulai memberanikan diri untuk menambah modal meski diawalnya ragu – ragu. Namun, dengan keyakinan dan melihat peluang usaha yang sudah dijalani, Pak Misbah memberanikan diri menambah modal sejumlah satu juta rupiah.

Berbagai kemudahan yang ditawarkan Aplikasi Tapp Market, membuat Pak Misbah bisa menambahkan modalnya menjadi jutaan rupiah melalui keuntungan yang didapatkan dari penjualan produk fisik dan non fisik. Hal ini dikarenakan harga yang ditawarkan Tapp Market adalah harga yang murah dibandingkan dengan e-commerce yang lain. Sejatinya, Tapp Market merupakan aplikasi yang diciptakan untuk membantu orang yang ingin berwirausaha, serta Tapp Market tidak berorientasi pada profit atau keuntungan dari penjualan produk melainkan dari socialpreneur-nya

Pak Misbah mengatakan,”Saya sangat senang sekali dengan aplikasi Tapp Market ini, produk yang ditawarkan memiliki harga yang jauh relatif murah dibandingkan toko online lain. Saya yang awalnya bermodalkan seratus  ribu rupiah, saat ini saya bisa mendapatkan keuntungan hingga puluhan juta rupiah dengan menjualkan produk dari Tapp Market. Saya juga sangat berterimakasih kepada Tapp Market yang sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk mendapatkan uang yang lebih banyak dari berjualan online.” (Red.HP)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 − 15 =