Bocah Nom Dukuh Kidul Longkeyang Gelar Dangdut Halal Bi Halal

0
174

Pemalang, Harian Pemalang – Bocah Nom Dukuh Kidul (BNDK ) Desa Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Sabtu (30/6/2017) malam minggu, menggelar halal bi halal dengan menyuguhkan Group Gress Musik Dangdut Komplo dari Purwokerto.

Disampaikan oleh Kamilin, gelaran musik dangdut terselenggara  berkat kerja keras rekan-rekan BNBK baik yang kerja di desa maupun yang merantau, “teman-teman BNDK sudah bekerja dengan sekuat  tenaga, pikiran, maupun finansial, kesepakatan teman-teman ketika tercetus ide akan menggelar hiburan musik dangdut adalah salah satunya dengan iuran Rp. 400.000 (empat ratus ribu) rupiah, dan alhamdulillah bisa sukses.”

Kamilin juga berterima kasih kepada semua panitia, semua teman-teman BNDK, masyarakat Desa Longkeyang dan komunitas  lain yang ada di Desa Longkeyang seperti Anak Rantau Kauman (ARKA), Anak Kedung Dawa (ANKEDA), Gabungan Anak Pertengahan (GALON) dukuh Pesamparan, komunitas  Cah  Sabrang Kulon (Brangkul Independent) dan komunitas  dari desa tetangga seperti dari Desa Bodas, Desa Gunungbatu, Desa Jatingarang, Desa Medayu, Desa Pagelaran yang sudah hadir menikmati hiburan dan menjaga ketertiban selama selama acara berlangsung. “Kami  berterima kasih kepada semua komunitas  yang ikut hadir meramaikan dan menikmati hiburan musik dangdut dengan menjaga keamanan dan ketertiban terlebih kepada anggota trantib Kecamatan Bodeh, anggota Polsek Bodeh Polres Pemalang, anggota TNI Koramil Bodeh Kodim 0711/ Pemalang, yang telah ikut terjun langsung menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung dan mohon ma’af kepada semua pihak apabila dalam penyelenggaraan halal bi halal kurang maksimal dan akan kami evaluasi untuk kegiatan ditahun yang akan datang,” tambah Kamilin.

Sementara itu, sebelum acara dimulai Kepala Desa Longkeyang Sony HD dalam sambutannya mengatakan gelaran musik dangdut agar dinikmati dengan aman, nyaman dan tertib sampai selesai, apalagi  sajian musik dangdut ini digelar dengan menggunakan anggaran yang cukup banyak dan dari iuran komunitas  BNDK. “Kepada  semua pengunjung baik dari BNDK, ARKA, ANKEDA, Gabungan Anak Pertengahan (GALON) dukuh Pesamparan, komunitas  Cah  Sabrang Kulon (Brangkul Independent) dan komunitas  dari desa tetangga seperti dari Desa Bodas, Desa Gunungbatu, Desa Jatingarang, Desa Medayu, Desa Pagelaran harus bisa menjaga keamanan dan ketertiban silahkan boleh berjoget jangan membuat keributan, apabila ada yang membuat keributan sesuai kesepakatan akan didenda Rp,5.000.000 (lima juta)rupiah,” tandas Kades.

Suguhan musik Dangdut yang digelar mulai pukul 09.00 wib dan selesai sampai Pukul 00.00 wib berlangsung cukup aman, lancar, dan tertib dengan suasana sangat meriah, ramai serta berjalan cukup tertib tanpa adanya keributan yang berarti.(Red.HP/JL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen + 11 =