Pukul Kentongan, Bupati Pemalang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II 2017 Kodim 0711 Pemalang

0
159

Pemalang, Harian Pemalang  – Bertempat di Lapangan Desa Penggarit, Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Bupati Pemalang HM. Junaedi SH, MM membuka pelaksanaan operasi TNI Manunggal Membanngun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap: II (dua) dengan ditandai pemukulan kentongan sebanyak lima kali bersama-sama anggota Forkompimda Kabupaten Pemalang setelah selesai melaksanakan upacara pembukaan.

Pelaksanaan upacara pembukaan TMMD sengkuyung tahap: II tahun 2017 mengusung tema, “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI Dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan Di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI”, dan sebagai Inspektur upacara Bupati Pemalang HM. Junaedi SH, MM dan dihadiri anggota Kodim 0711/Pemalang serta dihadiri ± 500 Orang undangan.

Tampak hadir dalam upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung tahap: II, Drs. H Martono (wakil Bupati Pemalang), Drs. Agus Sukoco (Ketua DPRD Kab. Pemalang) beserta anggota DPRD Pemalang lainnya, Letkol Inf Edi Supriyadi SS,MM,M.Tr (HAN) (Dandim 0711/Pemalang ), AKBP Agus Setiawan HP SH,SIK (Kapolres Pemalang), Mayor Inf. Ahmad (Kasdim 0711/Pemalang), Drs. Purjanto SH ( Kakesbangpol Kabupaten Pemalang), Para Perwira Staf Kodim, Kapolsek, Para Camat dan Para Danramil Kodim 0711/Pemalang, OPD (Organisasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Pemalang, Kapten (CZi) Wahidin Kaminved Pemalang, Peltu Sugiri Dan Pos. AL Tanjungsari Pemalang, Muspika Kecamatan Taman, Kepala Kelurahan(kalur) dan Para  Kapala Desa se- Kecamatan Taman, Toga dan Tomas serta, Ketua Tim Penggerak PKK beserta Persit KCK Cab: XXI dan TP PKK Kecamatan Taman, 1 SST Korsik Polres Pemalang, 1 SSK Kodim 0711/Pemalang ,1 SST TNI AL Lanal Tegal , 1 SST Polres Pemalang , 2 SST Linmas Kecamatan Taman, 2 SST KORPRI Kecamatan Taman, 2 SST Organisasi Masyarakat Kecamatan Taman, Persit KCK Cab XXI dan TP PKK Kecamatan Taman.

Dalam Amanatnya Gubernur Jawa Tengah (Jateng) H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P., yang dibacakan Irup H.M Junaedi, SH,.MM, Membahagiakan hari ini kita dapat berdiri di sini untuk satu semangat dan aksi demi Ibu Pertiwi, dan demi masyarakat yang sejahtera berdikari dalam satu wadah NKRI. Maturnuwun dan apresiasi TMMD kembali digulirkan, yang kali ini waktunya masih di bulan syawal. Karena itu, atas nama pribadi, keluarga dan mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya menyampaikan “Selamat merayakan Idul Fitri 1438 H”. Mohon maaf lahir dan batin, semoga hikmah Ramadhan dan Idul Fitri semakin memperkuat iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, menjadi momentum luar biasa untuk saling memaafkan dan menambah semangat baru dalam merajut kebersamaan serta kegotongroyongan demi menata dan membangun kehidupan yang semakin baik. Saya yakin dalam kebersamaan dan kegotong royongan yang terus kita kembangkan, banyak kemudahan yang kita dapatkan untuk mengatasi persoalan kini dan yang ada di depan. Bersama saatnya kini kita torehkan karya yang punya nilai kebaikan dan membahagiakan. Bersama kita uraikan benang kusut persoalan dengan solusi tepat dan mensejahterakan.

TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan, dan lain-lain .

Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotong royongan untuk kemaslahatan, sebagaimana TMMD. Membangun jalan dan jembatan bebarangen. Sudah banyak yang ‘temoto’  dan sangat membantu aksesibilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial, dan aktivitas lainnya. Kemudian memugar RTLH, membangun jambanisasi, ataupun sanitasi. Sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat.

Belum lagi upaya-upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan. Ini luar biasa di tengah upaya kita mengatasi persoalan kemiskinan Jawa Tengah yang angkanya masih cukup tinggi yaitu 13,19% pada tahun 2016. Tidak ketinggalan upayanya untuk terus mengedukasi masyarakat tentang nasionalisme, tentang ancaman terorisme dan radikalisme, serta bahaya narkoba. Ini sangat penting dan strategis ditengah berbagai persoalan kebangsaan kita dewasa ini.

Jadi, TMMD bukan semata membangunkan sarana fisik bagi masyarakat desa tapi, dalam TMMD juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi.

Kita ingin rakyat itu makin sejahtera dan mandiri. Kita juga ingin rakyat punya daya tangkal dan daya cegah terhadap berbagai hal yang menjadi ancaman terhadap keutuhan bangsa.

Begitupun kalau rakyat ditanya, tentu mereka juga menginginkan kehidupan yang sejahtera. Pun saya yakin mereka juga ingin memberi banyak kontribusi bagi negeri. Itulah satu keinginan dan satu tujuan yang harus diintegrasikan dalam satu langkah nyata untuk membangun desa, dan kehidupan rakyatnya yang makin baik, layak dan sehat.(Red.HP /JL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 4 =